Ran Love's || Ran Takahashi

Ran Love's || Ran Takahashi

  • WpView
    Membaca 7,986
  • WpVote
    Vote 632
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 9, 2024
Ini hanya kisah seorang aktris papan atas yang baik hati namun sangat cuek pada sekitarnya yang tidak pernah terpikirkan olehnya jika dirinya akan mendapatkan seorang kenalan dari bidang yang sangat berbeda darinya yang seorang aktris. Seorang atlet, bahkan atlet voli. Raehwa tidak pernah membayangkan dirinya memiliki kenalan seorang atlet voli dari negara tetangga. Dan untuk Takahashi Ran laki-laki itu yang selama ini hanya memikirkan segala hal tentang voli dan pendidikannya tidak pernah menyangka dirinya akan membantu seorang aktris dunia yang sial karena harus mendapati digoda oleh preman sehabis membeli takoyaki sepulangnya dari kampus. Mereka berpikir pertemuan mereka hanya sebatas malam itu namun tidak terduga kala mereka sepakat untuk jalan-jalan seperti yang diinginkan si aktris dan si atlet menawarkan diri untuk menjadi pemandu wisata dadakan untuk si artis. Dan untuk keduanya, mereka tidak menyadari jika mereka mengalami sesuatu yang sama yang mereka sendiri tidak tahu namun mereka menyukainya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
rantakahashi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [✓] Daisy's Memories [Umemiya X F.Readers]
  • save me please
  • Because You Are My First
  • NET SIDE
  • YELLOW WOOD
  • Gaskeun, Dok! | Taesan X Leehan ( Gongfourz )
  • Haikyuu - KARASUNO [one shot]
  • Slow Burn, Ice-kun|BoBoiBoy Ice FF[𝗦𝗹𝗼𝘄 𝗨𝗽𝗱𝗮𝘁𝗲]

[Selesai] [warning beberapa chptr R21] Sebuah sapaan hangat sesuai dengan hari yang cerah terdengar oleh para penjaga toko-toko sekitar jalanan. "Selamat pagi, hari ini rotinya sama seperti biasa selalu harum paman, membuat hari ini semakin indah dan nyaman". Sang penjual merespon tak kalah hangatnya "Tentu, namun lebih indah alara-san, lihat semua pedagang ingin disapa". Sang gadis hanya mampu tertawa canggung apabila ada seseorang yang memujinya karena dia tahu bahwa tidak ada yang bisa dipuji dari dirinya yang sesungguhnya. "Ini masih pagi namun ternyata kamu sudah membuat semua orang di bofurin ingin disapa, hm?" pertanyaan dari seorang pria yang suaranya sangat ara tahu itu siapa. "Ume, kebiasaan kamu selalu bikin kaget tiba-tiba muncul" ucap sang gadis dengan tersenyum. Kedua insan manusia yang terlihat sangat serasi dengan warna rambut yang sama yang entah bagaimana semesta ternyata mampu untuk mempersatukan kedua karya indah ini untuk saat ini, ya untuk saat ini. Banyak hal yang terlupakan, terjadi ataupun tiba-tiba hadir, terkadang manusialah yang mampu menentukan kemana ceritanya akan terbawa.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan