Pedang Dan Perisainya[On Going]

Pedang Dan Perisainya[On Going]

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 16, 2023
Calvin Wijaya putra adalah seorang pria berumur 27 tahun yang berprofesi menjadi guru magang(Smp). Pulang sekolah Calvin dengan lelah membuka pintu rumahnya,meletakan tasnya di meja dan membaringkan tubuhnya di kasur. _________________ Calvin membuka matanya,kepalanya pusing dan pandangannya menjadi buram,ia melihat sekeliling,ia berbaring di kasur pasien dan tangannya di tempel selang infus. "Dimana aku?"ucap Kelvin dengen suara seraknya,sambil mendudukkan tubuhnya. "Nak?!kau sudah bangun"ucap seorang wanita parubaya yang langsung memeluk tubuh Calvin.
All Rights Reserved
#239
perpindahanjiwa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Changed Life
  • guru muda
  • Calm Current
  • Bus Biru
  • RIVER ✔️

Halo, gue Reza Lingga Diputra. Biasa dipanggil Rez, anak 17 tahun yang lagi menikmati masa SMA dengan kehidupan yang, jujur aja, nggak terlalu seru. Kalau ini dijadiin cerita? Beuh, siapa juga yang mau baca? Sampai akhirnya... Ardan datang. Cowok 22 tahun itu tiba-tiba muncul dalam hidup gue, dan tanpa sadar, dia membawa kisah yang nggak pernah gue bayangkan sebelumnya. --- - Potongan Cerita - Pukul tiga pagi, kamar Jendra sunyi. Cahaya lampu tidur yang temaram menciptakan bayangan samar di dinding, sementara AC menghembuskan udara dingin yang menusuk kulit. Ardan menggeliat kecil, lalu berbalik-dan tanpa sengaja, tubuhnya bersentuhan dengan seseorang. Reza. Bocah itu, entah sadar atau tidak, memeluknya dari belakang. Lengan Reza melingkar di pinggangnya, napasnya teratur dalam lelap. Ardan sempat terdiam, bisa saja ini cuma refleks karena udara dingin. Tapi anehnya, ia tak ingin melepaskan pelukan itu. Perlahan, ia membalas. Tangannya terulur, mengacak-acak rambut Reza dengan lembut. "Dasar bocah satu ini," gumamnya pelan, senyum tipis tersungging di bibirnya. --- Mau tahu kelanjutannya? Jangan lupa vote dan lanjut baca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines