Alvan dan Sastranya

Alvan dan Sastranya

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 1, 2023
Di jodohkan dengan seorang gadis bercadar tepat setelah dirinya lulus SMA membuat Alvan sedikit mengeluh. Bagaimana bisa ia menikah di umur yang sangat muda? Bukan karena ia tidak ingin menuruti kedua orang tuanya, hanya saja banyak ke-khawatiran yang bersarang di benaknya. Bagaimana jika nanti dirinya tidak bisa menjadi imam yang baik? Bagaimana jika nanti ia tidak bisa membimbing pasangannya? karena Alvan merasa ilmu agamanya masih sangat minim. Bagaimana jika nanti ia menjadi seorang ayah dan tidak bisa memenuhi tanggung jawab terhadap istri dan anaknya? "Ya Allah... Aku berserah diri atas takdirmu, aku tidak ingin menyalahkan Engkau atas apa yang sudah menjadi takdirku, aku juga tidak akan meminta banyak untuk hal ini, cukup kuatkan aku dan selalu dekap diri ini untuk menghadapi segala ketetapan yang telah Engkau tuliskan untukku." • "Kamu tau? kamu adalah sastra yang di kirimkan oleh Allah untukku, tidak butuh kosa kata untuk merangkai kalimat tentangmu, karena kehadiranmu telah menjelaskan bahwa skenarioku tidak akan lengkap tanpamu." - Alvan Kalingga. (⁠ ⁠◜⁠‿⁠◝⁠ ⁠)⁠♡ ©haurahsnh
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • The Perfect Wife For Ilyas
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • cinta yang terlambat
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • HAFSHA - Ketika takdir menggoreskan luka [Terbit] ✔️
  • Hijaber Girl and Bad Boy✔[Sudah Terbit]
  • Lantunan Kalam Hati ✔

📖 Berlabuh di Takdir-Nya oleh - rn Muhammad Fahri Al-Ghifari tak pernah menyangka, jalan hijrahnya yang teguh bisa terguncang oleh satu perasaan yang datang perlahan-tanpa suara, tanpa aba-aba. Ia bukan sedang mencari cinta. Tapi sebuah mimpi, sejuk dan jelas, membuatnya mulai bertanya: "Apakah rasa ini bagian dari petunjuk... atau hanya lintasan hati?" Zeyana Maheera, gadis tenang dan kuat yang memilih berhijrah di usia muda, memegang prinsip meski berada di rumah yang tak sejalan. Di luar, ia terlihat tegar. Tapi malam-malamnya dipenuhi sujud yang meminta kekuatan untuk tetap bertahan, meski sering merasa sendirian. Ketika dua jiwa yang sedang bertumbuh di jalan Allah dipertemukan dalam sunyi, dalam perenungan, dan dalam doa yang saling menguatkan, mereka pun belajar bahwa cinta yang suci bukan datang karena ingin, tapi karena Allah mengizinkan. Sebuah kisah hijrah, keteguhan, dan cinta yang bernaung dalam iman. Karena cinta terbaik, bukan yang paling cepat datang. Tapi yang paling sabar menunggu. Dan jika Allah telah menetapkan, tak ada yang bisa menghalangi. Cinta itu akan berlabuh... di Takdir-Nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines