Dengarkan [end]

Dengarkan [end]

  • WpView
    Membaca 990,413
  • WpVote
    Vote 48,230
  • WpPart
    Bab 88
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Nov 30, 2024
Cerita sekuel dari 'Katakan: karena sebuah cerita berawal dari sebuah kata Meraih cinta itu mudah, tidak semudah itu memang. Mungkin tampak lebih mudah karena memiliki pembanding, mempertahankannya. Rony dan Salma sudah bertemu cinta. Keduanya saling menyayangi. Hidup yang terus berlanjut bersama cinta, membuat mereka mesti bertanggung jawab mempertahankan cinta itu. Kali ini mereka kembali melakukan perjalanan dengan benang merah deretan konser music yang menjadi data tesis Salma, sekaligus memberi Rony perspektif baru kecintaannya akan musik. Apakah mereka bisa mempertahankan hingga bertemu jenjang hidup selanjutnya? Atau kendas di tengah jalan pilihannya? Dengarkan: sebelum atau setelah mengatakan, maka memeka lah... Cerita sekuel dari 'Katakan: karena sebuah cerita berawal dari sebuah kata
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#180
salmarony
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Di Ujung Senja
  • Butiran Cinta Kita (END)
  • MENGAPA HARUS KITA (RONY SALMA)
  • Arsya & Aruna
  • COLD KETOS
  • Menaklukkan Hati Pria Dingin
  • CACA
  • Mencoba Mencari Celah dalam Hatimu (MMCDH)

Selina dan Rendy bertemu di tengah riuhnya dunia yang terus bergerak cepat. Sejak pertama bertemu, mereka tahu ada sesuatu di antara mereka - sesuatu yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya dipahami lewat tatapan panjang dan tawa yang mengalir tanpa dipaksa. Mereka saling mendukung dalam sunyi yang penuh pengertian. Selina, dengan mimpinya menjadi pelukis besar, dan Randy, dengan langkahnya mengejar karier di dunia musik yang sedari kecil digemarinya. Namun sejak awal, mereka sadar: jalan mereka tidak pernah benar-benar searah. Ada janji-janji kepada keluarga, ada mimpi-mimpi yang terlalu besar untuk dikorbankan, dan ada jarak yang membangun tembok kokoh tak kasat mata di antara mereka. Mereka bukan pasangan yang akan melawan dunia bersama, mereka adalah dua jiwa yang saling mendoakan dari kejauhan. Pada suatu senja, mereka duduk di taman kecil yang biasa mereka kunjungi. Matahari menumpahkan warna oranye keemasan ke wajah mereka. "Aku sayang kamu," kata Randy, suaranya lirih. Selina tersenyum, menahan air mata. "Aku juga." Mereka tidak berbicara tentang masa depan, karena di dalam hati mereka tahu - cinta mereka bukan tentang memiliki, melainkan tentang merelakan dengan sepenuh hati. Ketika akhirnya mereka berjalan pergi, mereka tidak menoleh ke belakang. Bukan karena mereka tidak peduli, tapi karena mereka percaya, beberapa cinta memang diciptakan untuk hidup dalam kenangan, bukan dalam kenyataan. Dan itu sudah cukup.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan