Story cover for Cemara by NengKodokIjo
Cemara
  • WpView
    LECTURAS 46
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 46
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado sep 17, 2023
[FOLLOW TERLEBIH DAHULU BARU BACA]


"Tidak selamanya rumah itu berbentuk bangunan" 

Manusia mengakui kalimat itu. 
Maka, sedikitnya manusia juga akan mengakui bahwa

"Rumah tidak selamanya akan tetap kokoh meskipun rumah itu bukan bangunan."

Sebuah rumah akan hancur ketika pondasinya sudah tidak kuat menampung beratnya atap yang menumpang diatasnya.



CERITA MURNI KARANGAN SENDIRI⚠️
TERDAPAT TYPO DAN SEBAGAINYA HARAP DIWAJARKAN‼️.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Cemara a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#206kesedihan
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
STORY KEISHA (TAMAT) de allfyxx_
54 partes Concluida
(𝙿𝚊𝚛𝚝 𝙻𝚎𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙 𝙷𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚃𝚊𝚖𝚊𝚝) #1 in Hancur #1 in Luka #2 in Rapuh #4 in Remaja #8 in Fiksi remaja (Di awal mungkin ceritanya kurang menarik tapi kalau udh menuju konflik dijamin pasti naik darah!) Ini kisah tentang kemalangan seorang gadis bernama Keisha yang tak pernah merasakan bahagia dari kedua orang tua bahkan keluarga. Keisha yang hanya ingin mendapatkan perhatian namun hingga kapanpun ia tak akan pernah mendapatkan impian sesederhana itu. "kak." Andrian mematung itu suara gadis yang sangat ia kenal, Andrian berbalik perlahan dan menatap gadis yang memanggilnya. Andrian segera mengalihkan pandangannya dari Keisha. "Apa?" "Soal foto di club itu... Bukan aku kak, aku mohon jangan salah paham!" Jelasnya. "Apa peduli gue, kita nggak ada hubungan apapun! Dan gue juga nggak peduli kalau yang ada di foto itu lo atau bukan!!" Desis Andrian tajam. "Dan jangan pernah muncul di hadapan gue lagi JALANG!" --------------------------------------- Perasaan yang sesungguhnya padamu itu benar, Kita terlihat sama namun tetap berbeda bagaimana pun juga aku ingin tau apakah kamu merasakan hal yang sama denganku. Mungkin tidak ada harapan bagiku namun aku tetap menginginkan nya. Setelah Minggu, hari, waktu yang sudah berlalu. ------------ 𝓚𝓮𝓲𝓼𝓱𝓪 𝓗𝓮𝓻𝓶𝓪𝔀𝓪𝓷 --------------- 𝙳𝚘𝚗𝚝 𝙲𝚘𝚙𝚢 𝙼𝚢 𝚂𝚝𝚘𝚛𝚢! [FOLLOW AKUN AUTHOR SEBELUM MEMBACA HARGAI PENULIS YA!!] Start publish: 01 Maret 2020 Finished : 22 Oktober 2020 Novel By: AlfiyahNr ®15+ ᴄᴏᴘʏʀɪɢʜᴛ ©ᴀʟꜰɪʏᴀʜɴʀ03
Become an Extra or Main Character [END] de abcde_zzZZ
36 partes Concluida
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡
US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING] de moonskyther
10 partes Continúa
[FOLLOW SEBELUM BACA] CERITA ORIGINAL HANYA ADA DI AKUN : moonskyther, selain itu berarti PLAGIAT. BLURB : Kehidupan selalu memiliki misterinya sendiri, dengan rasa sakit atau dengan rasa bahagia ia menciptakan segelintir karakter manusia. Beberapa manusia mungkin dapat berdamai dengan hidupnya, dengan masa lalunya yang kelam, melanjutkan aktivitas hidup seperti biasa. Namun, itu tidak berlaku untuk manusia yang hidupnya telah tragis bahkan sejak ia masih kecil. Rasanya, hidup bagai badai yang selalu mencekamnya. Ia masih hidup, namun jiwanya telah lama mati. Ia masih berenang, namun jauh di dalam dasar sana ia telah lama tenggelam. Manusia tidak pernah sembuh perihal luka dan trauma. Mereka selamat dari kecelakaan, namun telah sepenuhnya cacat seumur hidup. Tapi sekali lagi, dunia terlalu jahat untuk manusia menjadi lemah. Dunia terlalu jahat untuk manusia yang tidak sedikitpun mempunyai alasan untuk tertawa ditengah telah berdarah-darah hidupnya. Alasan-alasan kecil untuk tetap bertahan hidup, bagai sebuah pondasi untuk pertahanan diri. Semua orang memiliki alasan bertahan hidup yang berbeda, untuk sekedar selalu menikmati segelas es kopi di pagi hari, atau untuk sekedar dapat berkunjung ke tempat yang ingin dinikmati. Hal itu yang selalu terlintas dalam benak seorang Aryan, dengan mimpinya yang selalu ingin melihat indahnya hamparan air danau Como. "Setidaknya sekali dalam hidup, aku ingin membawa diriku, aku ingin memuja mataku untuk melihat keindahan danau Como, itu inginku setidaknya sebelum aku melebur menjadi tanah." - Aryan Bagaskara Adhiwijaya.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Arah Mata Angin  cover
About Naskala [on going] cover
Nanti Juga Sampai cover
STORY KEISHA (TAMAT) cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING] cover
Place That Called Home  cover
The High Class  cover
ON REMEMBERING cover
Nayara [ TERBIT ] cover

Arah Mata Angin

9 partes Continúa

"Angin yang berhembus dari Timur ke Barat, Selatan ke Utara, pada akhirnya kembali berhenti di depan rumahmu." Seperti air yang selalu kembali ke lautan, Seperti kapal yang akan selalu kembali ke dermaga, Setiap kita adalah jiwa yang selalu menuntut pulang ke tempat yang katanya rumah.