Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
princessnya antariksa

princessnya antariksa

  • WpView
    Leituras 96
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, jul 16, 2026
WpInfo
Ficção
Fantasia
Romance
!!DILARANG DATANG SELAIN DIVA!! ^lapaknya divarik♡^ wiuww wiuww Kamu tau? datangnya kamu banyak merubah hidupku, datangnya kamu mengajarkan aku banyak hal, dan datangnya kamu yang selalu membuat aku tersenyum. Hai ini Arik yang akan menceritakan bagaimana spesialnya kamu, Dimitrix van maxim.
Todos os Direitos Reservados
#45
special
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • My Villainous Stepmom [END]
  • The Duke's Red String (END)
  • The Reborn Mama (END)
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Just let me live, Duke!
  • The Unwritten Lady
  • Sin of The Villainess
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • A Family of Villains

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo