Story cover for TRAPPED (END) by kucing_belang9011
TRAPPED (END)
  • WpView
    Reads 138,523
  • WpVote
    Votes 7,820
  • WpPart
    Parts 27
  • WpView
    Reads 138,523
  • WpVote
    Votes 7,820
  • WpPart
    Parts 27
Complete, First published Sep 19, 2023
Bagaimana perasaanmu jika kamu dijebak oleh istrimu dan dibihongi habis-habisan?

Hal itulah yang terjadi pada Bara Paramudya Setiaji yang dijebak oleh Mutiara ayu Rengganis. Bara harus menikahi Muti-gadis yang lebih muda 15 tahun darinya karena telah mengambil kesucian gadis itu.

Bara menerima dan menikahi Muti sebagai bentuk tanggung jawab. Laki-laki itu juga belajar untuk mencintai Muti dan berusaha membangun rumah tangga yang berlandaskan cinta. Bara berpegang teguh pada prinsip menikah cukup satu kali seumur hidup.

Namun setelah 6 bulan pernikahan, kedok dan kebohongan Muti terbongkar. Ternyata Bara telah dijebak dan dimanfaatkan oleh gadis muda itu.

Akankah Bara mempertahankan rumah tangga mereka setelah gadis itu mengakui perasaannya kalau dia telah jatuh cinta kepada Bara? 

Atau justru Bara akan menceraikan Muti karena kepercayaannya sudah tidak tersisa untuk gadis muda itu?
All Rights Reserved
Sign up to add TRAPPED (END) to your library and receive updates
or
#24trapped
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Trapped in Hope (End) cover
Rumah Yang Tak Pernah Ramah (TELAH TERBIT) cover
Pernikahan Tanpa Cinta (TAMAT) cover
Behind Our Eyes  cover
Hati Sinta cover
PAIN (TERBIT) ✔ cover
2nd Bite of The Cherry cover
Salam Terindah cover

Trapped in Hope (End)

32 parts Complete

Jelita pikir, hidup bersama Galuh dengan waktu yang lama adalah hal yang paling membahagiakan seumur hidupnya. Namun, semenjak ia tahu jika prahara rumah tangga itu sangat berat dijalani, semua ia tepis. Bersama Galuh bisa membuat Jelita merasa bahagia sekaligus sakit. Bahkan Jelita tak pernah terpikirkan, jika menikah dengan Galuh harus merasakan masalah yang sama setiap harinya. Keterlibatan antara Jelita dan pihak keluarga Galuh pun selalu berujung tidak baik. Bahkan sepertinya pihak keluarga Galuh menuntut Jelita agar bisa meninggalkan Galuh lebih cepat. Semua pahitnya dirasakan Jelita hingga rasanya ingin menyerah. Lalu setelah semuanya terjadi, apakah Jelita akan memilih terus dalam rasa sakit? Atau justru melepaskan kesakitan itu sendiri?