Si kecil Nono dan Abah Hozhar

Si kecil Nono dan Abah Hozhar

  • WpView
    Reads 904
  • WpVote
    Votes 234
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 15, 2025
Bocah laki-laki yang hidup bersama abah nya dengan perekonomian yang sulit, di caci maki sudah makanan sehari-hari mereka. Walaupun seperti itu mereka tetap bersyukur dengan keadaaan dimana mereka masih bisa merasakan nasi putih di mulut, ntah lah tidak tau untuk hari besok apa mereka masih bisa merasakan nasi yang menjadi makanan pokok mereka atau tidak. Se miskin itu kah mereka? ya mereka berdua sangat miskin. Dimana ibu nya? Apa Nono bersyukur akan takdir yang di beri tuhan? Apa abah akan mentelantarkan anak nya begitu saja di saat perekonomian mereka sudah sangat sangat sulit?
All Rights Reserved
#21
jiso
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Juvenile : MANGUN KARSA
  • DELUSI
  • A Life That Turns
  • Aviel and his Best Pipo [TERBIT]
  • KEMBALI
  • SACRIFIER | ONGOING and REVISION
  • Fate [Markhyuck] Genderswitch
  • Perihal Sandwich(End)
  • Avyan (End) ✓

Kisah kami yang penuh dengan ketidaksempurnaan ~ ayo kita sempurnain bareng-bareng! Yasa: "Biasalah Jemput bayik" Renja: "Sebenarnya tuh gue orang sabar, tapi temenan sama manusia kayak kalian, sold out dah sabar gue, udah gue sale semua sisa sabar gue! " Sam: "Gue lagi pengen makan orang, mau donasi nyawa sekalian gak? " Hesa: "Pak kasihan pak, sedekah kunci jawaban UTS pak" Naran: " Gue yang lebih gak waras karena mau temenan sama mereka yang gak waras" Cesa: "Yok yok yok siapa yang mau beli uang, nih gue jualan, yok yok! " Jia: "Baju gue warnanya coklat kok, ini kayak warna susu coklat yang kebanyakan air aja"

More details
WpActionLinkContent Guidelines