Sangbumantara

Sangbumantara

  • WpView
    Reads 353
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 24, 2023
Apakah kamu pernah mencintai seseorang yang tidak pernah membalas perasaan mu dan kamu hanya bisa beranga-angan dalam fatamorgana. Dan dalam kehidupan kamu pasti akan merasakan penghianatan yang tak terduga. Menceritakan tentang elin Viktoria seorang siswi baru yang akan mengalami banyak plot twist dalam hidupnya dan banyak mengalami penghianatan di tambah dia mengalami dilema akan lelaki yang di cintainya dengan lelaki yang mencintainya mampukah elin menghadapinya? dan dapat mendapat hidup yang dia harapkan? Disclaimer "cerita ini seratus persen di buat oleh penulis tanpa mengopas pada karya manapun apa bila terjadi kesamaan nama dalam tokoh dan beberapa alur cerita itu sungguh murnih sebuah kebetulan dan sudah pasti suatu ketidak sengajaan" #1 Bumantara : 24-09-2023
All Rights Reserved
#52
bumantara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Secret Admirer [END]
  • Di Balik Lencana Osis [Sudah Terbit]
  • BEFORE
  • Transmigrasi Aqila (END)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Nyala dan Arus
  • SMA Bersamamu

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines