Pelangi di Langit Senja

Pelangi di Langit Senja

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 7, 2017
Mencintaimu sama dengan melukai hatiku, menyayangimu sama dengan merobek batinku. Bagiku, kamu terlalu sulit untuk ku genggam. Kamu terlalu jauh untuk ku kejar. Kamu bagai siang, lalu aku malam dan kita pembenci senja. Senja hadir untuk mempertemukan kita namun untuk dipisahkan kembali.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Disappearance of Butterfly
  • MY LADDY BOSS  ||  HEERINA
  • Maaf' (Revisi)
  • Printemps
  • LANGGIT
  • Lost In Love
  • • EUTANASIA •
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • We Found Another Love [Completed]

Entah mengapa semua kejadian menarik yang melibatkan kamu hampir selalu terjadi disaat senja menjelang. Satu hal yang tidak biasa dengan reaksimu ketika melihat seekor kupu-kupu yang terbang melintasi ruang kosong diantara kita berdua. Kamu menutup mata dengan kedua tanganmu melindungi kepalamu dan bergerak kesana kemari seakan mengusir kupu-kupu itu untuk pergi. Aku sempat berpikir, sepertinya ada sesuatu yang membuatmu benci akan satu hal, tapi apa ? Aku hanya melihat seekor kupu-kupu. Memang apa yang salah dengan seekor kupu-kupu ? Tanpa melanjutkan dan mencari tahu lebih dalam lagi, kupu-kupu itu terbang dan begitu juga dengan kamu yang pergi berlawanan dari arah kupu-kupu itu menghilang. Aku teringat ketika teman baikku pernah berkata, "Kamu bisa bebas pergi seperti burung, hanya saja, jangan lupa untuk pulang." Malam ini, langit hampa tak berbintang, dan hal yang paling indah adalah ketika aku melihat tawamu yang disinari oleh cahaya dari api unggun seakan membakar suasana dingin yang diselimuti oleh hawa panas dari api unggun. Aku suka caramu ketika kamu menunjukkan kepada dunia bahwa kamu sudah merasa nyaman, dengan tersenyum sepanjang waktu. Adik, kamu sedang apa disana ? Nampaknya kehidupanmu lebih tenang dari apa yang sedang kakak jalani disini. Aku sedang memiliki banyak masalah, disamping satu hal yang sedang aku pikirkan. Aku lelah. Mau bantu aku untuk mencari jalan untuk bertemu denganmu ? Tapi aku tidak mau membuat papa dan mama sedih dan merasa kehilangan lagi. One day I will sing for you from the deepest of my heart. So please come to me, so I can get your faith and let me be your man. Disaat itu memang aku lebih menghargai mimpi Tapi sekarang, aku lebih menghargai hidup. Kamu tidak perlu lagi untuk takut dengan kupu-kupu, karena aku lebih takut dengan kepergianmu. Pengagum Pembenci Kupu-Kupu, 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines