Takdir Audrey

Takdir Audrey

  • WpView
    Reads 8,541
  • WpVote
    Votes 391
  • WpPart
    Parts 76
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Nov 19, 2024
Hidup kadang berjalan tidak sesuai harapan. Kemana takdir membawamu? Itulah pertanyaan yang selalu ada di benak Audrey Liu. ~~~ "Maaf, sepertinya ini anakku." "Apa maksudmu? Kau gila ya? Bagaimana bisa kau mengatakan hal semacam itu?" "Tunggu, tunggu. Jangan takut. Aku tidak berniat menyakiti kalian." Pria itu mengulurkan kedua tangannya, meminta wanita beranak satu itu tenang. "Aku hanya melihat tanda lahir yang sama denganku di tangan anak ini." "Jangan asal bicara kau. Ini anakku." Audrey mengambil satu langkah lebih jauh. "Aku tidak asal bicara. Keluargaku memiliki tanda lahir yang sama turun-temurun. Di lokasi yang sama juga. Lihatlah." Sang pria menggulung lengan kemeja kanannya dan menunjukkan tanda lahir yang sama persis di bagian atas pergelangan tangannya. Audrey tidak percaya akan apa yang dilihatnya secara sekilas. Alhasil ia mendekat dan melihat bahwa tanda lahir mereka memang sama. Bentuknya seperti instrumen musik cello. "Apakah usia anak ini tiga tahun? Jika memang benar, artinya kau mengandungnya dengan donor spermaku. Bukan begitu? Kita bisa melakukan tes DNA." Pria itu menebak dengan tepat sekali. "Pergi, atau aku akan melaporkanmu pada polisi." Audrey mengancam. Dirinya tidak mau berhubungan dengan siapapun yang berkaitan dengan asal-usul sang putri. ________________ Copyright 2023. Yohana Ekky Tan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GILANG ABRAHAM
  • Oh My Husband (Continuous Story)
  • Turun Ranjang
  • Are We Brother's ? - [boynextdoor] TERBIT✓
  • Unplanned marriage
  • May I Love You?
  • Dia (Buku 1: Bagian 1)
  • FAITH: My Second Marriage (Buku Ready)
  • Istri Sah Ikky [B×B]

"ya nikah yo" kata-kata frontal yang di ucapkan laki laki di depan nya itu membuat semua orang di kelas melotot karena terkejut "Ayo gua juga lagi gabut"balas Alya tak kalah frontal nya mebuat semua orang melongo di tempat duduk nya "Kata-kata adalah doa" Kata yang pas untuk Gilang dan Alya tepat saat mereka pulang sekolah sehabis mengucapkan kata candaan itu,kabar bahwa kedua nya di jodohkan Membuat keduanya tak percaya dengan takdir,bagaimana bisa,mereka menikah di usia muda? __________________________________________________________________________________ "Kan udah halal bisa dong ya" "Nggak enak aja Lo, nggak ada gitu-gituan gw belum siap" ujar Alya ngegas "Nggak papa,nanti gua yang goyang,Lo mah tinggal desah aja ya" "Apaan sih lang Lo ko jadi mesum gini" "Nggak papa lah mesum sama istri sendiri juga,emang salah" tanyanya polos "N-ggak s-ih,tapi Tetep aja gua takut,muka Lo yang serem dingin cool mana? Ko jadi bayi gini" tanya Alya dengan muka heran "Ahhh...yaa mau itu"rengekan gilang,sembari menarik narik piama Alya "Nggak,nggak ada" balasnya dengan muka garang "Jahat"cicit gilang,sembali membalik tubuhnya, meringkuk dengan selimut tebal di badanya. _________________________________________ _________________________________________ "Kisah mereka yang awalnya seperti tom and Jerry berubah menjadi buku dan pulpen Saling melengkapi dan bila satu nya tak ada akan terasa kurang" "Hubungan tidak semuanya indah dan romantis pasti setiap hubungan memiliki masalah dan cobaan,maka dari itu kita harus bisa bersikap dewasa untuk menangani nya,semoga saja dua insan itu bisa menjalaninya tanpa ada kata pisah atau cerai"

More details
WpActionLinkContent Guidelines