Our Story

Our Story

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 20, 2023
Ini kisah tentang dua anak manusia yang sama-sama berjuang untuk satu tujuan yang sama meski cara mereka sangatlah berbeda. Kisah yang terjadi dibawah langit pondok pesantren Al-Fatah. Kisah tentang dua insan dalam menggapai mimpi mereka masing-masing. Suka dan duka senantiasa setia menemani seluk-beluk perjalanan mereka. Layakkah Nisaa menjadi pendamping seorang Prof. Muhannad Al-Faatih, M.Sc, Ph.D, pemuda cerdas dan berprestasi. Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, ia sudah meraih gelar profesor di bidang arkeologi ini juga merupakan hafidz qur'an. Sedang Nisaa? Seorang gadis 17 tahun yang sangat jauh dari definisi perempuan anggun nan solehah. Dia yang tampilannya layaknya ukhti namun kelakuannya tak kalah bar-bar dari seorang kunti. Gadis biasa yang sangat menikmati masa remajanya yang biasa-biasa saja.
All Rights Reserved
#560
spiritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love Gus (OPEN PO)
  • ASTAGHFIRULLAH ZAUJATI
  • 𝐃𝐢𝐚 𝐆𝐮𝐬𝐤𝐮!
  • Pertemuan di balik Pagar Pesantren
  • GADISNYA AYYAN [TAMAT]
  • Pujaan Hati ( Ya habibal Qalbi)
  • ATHSAM [ON GOING]
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]

Kisah pengalamannya, Gus Ryan mampu bertahan dengan segala masalah yang dialaminya, namun dengan adanya masalah yang dialami Gus Ryan akan berlalu dengan mudah, semudah Allah membalikkan nasib seorang hambanya. Dimana Gus Ryan harus mengulangi pernikahannya membuatnya jatuh bangkit jatuh dan bankit lagi, Perjuangan yang tidak mudah baginya karna masalah yang dialaminya sempat mengganggu kepribadiannya yang cendrung lemah lembut dan luwes dalam mengamalkan ilmunya, hingga pada akhirnya mampukah Gus Ryan membuka hati untuk yang lain demi seorang Umi dan menjalankan tugas yang akan ditanggungnya menjadi penerus generasi sang Kyai. Nazwa salah satu santri dari pesantren yang dipimpin oleh Gus Ryan, menjadi seorang Abdi ndalem tidaklah mudah baginya, sedangkan Nazwa dalam keadaan mengagumi Gus Ryan dalam diam, namun Nazwa yang menyadari, otaknya selalu dipakai untuk berfikir jernih bahwa dirinya tidaklah pantas harus mengaguminya apalagi untuk menjadi jodohnya, hanya curahannya yang diungkapkan melalui buku, hatinya dan Allah yang tau. Hingga pada suatu saat Gus Ryan akan bersanding dengan yang mungkin lebih baik darinya, Nazwa hanya menatap dari jauh menutup dalam-dalam hatinya dan menyadarinya bahwa dirinya hanya seorang santri yang hanya bertugas sebagai Abdi ndalem dipesantren tersebut. لاتقرب كلمةالحب لانه داء يميت نشيطة التعلم "Jangan sekali-kali engkau mendekati kalimat cinta, ‎karna itu akan mematikan rajinnya mencari ilmu"

More details
WpActionLinkContent Guidelines