Matahari Kecilku

Matahari Kecilku

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 1, 2023
Meriam seorang ibu tunggal yang ingin mewujudkan impian Riana putrinya. Dia melakukan berbagai cara, agar impian putrinya bisa tercapai. Walaupun Riana hanya seorang gadis kecil yang kedua kakinya buntung sejak lahir. Bagaimana kisahnya?
All Rights Reserved
#761
kasihsayang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memory of The Love Melody {Completed}
  • Bersemi Di Ujung Perpisahan
  • Dilema [Pindah Di Innovel]
  • Raga Kecil
  • ECHO SOUL
  • The Seven Brothers
  • Suck It and See (Complete)
  • My Secret Guardian (Tamat)
  • Tanpa Sayap
  • CINTA SEMUSIM

Mion tidak menyangka bahwa kepindahannya kali ini, akan membawa warna kembali dalam hidupnya yang telah lama hilang bersama kepergian papanya. Melalui empat orang pria yang mengisi hidup barunya. Mereka hadir dengan karakter yang sangat berbeda - berbeda. Bahkan dengan alam yang berbeda pula. Membuat Mion yang mati rasa kembali merasakan emosi - emosi yang terkubur dan terkunci di dalam hatinya. ~❤❤❤~ Laki - laki itu mengambil tangan kiri gadis itu dan berkata "Ikutlah denganku. Aku akan mencintaimu selamanya." dia tersenyum dan mempererat genggamannya pada gadis itu. "Kumohon jangan pergi. Aku hanya memiliki kamu. Jika kamu pergi aku akan hancur, karena aku mencintaimu" kata seorang laki - laki yang baru saja muncul di samping kanan gadis itu. Ia mengambil tangan kanan gadis itu, matanya penuh dengan kesedihan. "Aku tahu! Aku bodoh dan tidak dapat tegas. Maafkan aku, tapi aku mencintaimu" kata laki - laki ketiga yang muncul di hadapannya, di mata pria itu terdapat penyesalan dan rasa bersalah. Ia tidak berusaha untuk meraih gadis itu seperti laki - laki yang pertama dan kedua, ia hanya berdiri di hadapan gadis itu. Tiba - tiba saja ada yang memeluk gadis itu dari belakang. Tangannya melingkar di tubuh gadis itu. Dia menyandarkan wajahnya ke leher gadis itu sehingga gadis itu tak dapat melihat wajahnya. Laki - laki keempat ini berkata. "Aku tidak punya alasan, aku hanya mencintaimu. Mion."

More details
WpActionLinkContent Guidelines