We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DIA BUKAN DIA

DIA BUKAN DIA

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 21, 2023
WpInfo
Fanfic
One Piece
Seorang anak yang lahir dari keluarga miskin dan harus menjalani hidupnya dengan berbagai rintangan dan tantangan. Namun itu semua lenyap dalam sekejap mata setelah ia bertemu dengan seorang wanita yang mengubah hidupnya menjadi lebih baik dan menjadi sukses. Cerita berakhir dengan dia dan dia menikah. Tapi, itu tidak berakhir di situ. Saking bersemangatnya aku saat Felix masuk, namun kegembiraanku dengan cepat memudar saat dia menatap wajahku dan berkata, "Kamu terlihat seperti cerita tentang seorang anak yang lahir dari keluarga miskin dan harus menjalani hidupnya dengan berbagai rintangan dan tantangan. Tapi itu semua hilang dalam sekejap mata setelah dia bertemu dengan seorang wanita yang mengubah hidupnya menjadi lebih baik dan menjadi sukses. Menurut saya, Anda punya dua pilihan, apakah Anda akan gagal atau berhasil!. jika Anda berhasil, maka Anda harus menghadapi semua yang telah Anda lalui, semua yang dilemparkan kepada Anda, semuanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HANYA UNTUK SEDETIK ✔️
  • TAUFIQ : RISKY LOVE [C]
  • SOLE MIO [C]
  • 𝐇𝐞'𝐬 𝐀 𝐁𝐚𝐝 𝐆𝐮𝐲
  • Only Mine [In editing]
  • Why Me?
  • AKU TANPAMU
  • Stuck In Memories
  • Tersimpuh Dalam Kelam, Melangkah Untuk Mereka

Uzzair | Camelia Segalanya bermula dengan pendustaan. Sepanjang hidup, pernah kau buat keputusan meninggalkan sesuatu yang sempurna demi mengejar sesuatu yang tidak pasti? --------------------- Hidup adalah pilihan. Kata orang, pilihan itu di tangan sendiri. Semestinya, benar sekali. Mengapa harus biarkan orang lain yang menentukan haluan hidup yang bakal kita lalui? "Awak yakin?" "Yakin, sebab itu jalan yang terbaik. Saya dah tak sanggup jadi hipokrit dan berpura-pura depan semua orang. Jadi tolong..." "Baiklah. As you wish. Tapi jangan pernah menyesal dengan pilihan ni." Ternyata, benar juga. Ikut hati, mati. Ikut rasa, binasa. Andai saja boleh diputarkan waktu, takkan mungkin dia mengambil keputusan segila itu. Gila. Sungguh, dia menyesal! "Kalaulah..." Tidak pernah ada istilah 'kalau' kerana kehidupan juga berlandaskan takdir. Sudah terhidang peluang dan pilihan, mengapa dipersiakan? Di antara mereka, siapa yang akan berakhir dengan penyesalan? Benarkah pilihan yang telah mereka lakukan? Masihkah akan wujudnya sinar harapan? "Antara kau atau aku. Siapa yang pendusta?" "Kita." **** [Based on true story] •Digubah semula dengan idea author sendiri• No plagiat• Warning: Read carefully on each part. Don't skip any paragraph‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines