Sinner & Saints

Sinner & Saints

  • WpView
    Reads 312
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 13, 2023
Kara tidak pernah menyangka hidupnya akan serumit ini, bertemu dengan Lyord bersaudara nyatanya mampu mengusik ketenangan hidupnya. Gabriel yang memberi banyak cinta hingga rasa itu terlalu penuh dan malah menyakitinya, lalu disaat yang bersamaan Christian datang bagai obat yang tanpa sadar membuat Kara berketargantungan. Keduanya bagai racun yang harusnya Kara enyahkan, namun tali yang telah terikat nyatanya telah kusut dan begitu kuat hingga Kara tidak dapat melakukan apapun. Kara putus asa memikirkan apa yang harus ia lakukan. Haruskah ia pergi? Bagaimana caranya untuk pergi? Apakah Kara dapat membunuh rasanya pada Gabriel? Lalu jika telah selesai dengan Gabriel apakah Christian akan membiarkannya pergi begitu saja?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Fellin Love With a Criminal [END √]
  • Transmigrasi: Love Punch
  • ROMANCE OF DARKNESS VENDETTA
  • From Amaretto
  • LABIL
  • Moment: Moment, Time, End
  • I Bought Your Body | Open P-O

"AH KAU! Kau yang menciumku saat aku bekerja lusa kemarin" Mengernyitkan dahi nya, buronan itu mengingat-ingat, meski tertutup topeng, namun kerutan nya terlihat tipis. "kau.. Aku tidak ingat" "Ughh.. Dasar bajingan". Glamora menginjak kaki buronan itu hingga ia meringis kesakitan. "Berhenti, wanita gila" Umpat nya. "Kembalikan ciuman pertamakuu!!" Seru nya histeris, habis nya Glamora tak rela ciuman pertama nya diambil buronan sialan ini. "Baik, kalau itu mau mu". Buronan itu mendekat kan langkah nya perlahan ke wanita yang ada dihadapan nya, sehingga Glamora terpojok dan tidak bisa kabur lagi, buronan itu mendekat kan wajah nya pada Glamora. Apa ini haruskah Glamora merasa terancam karena takut dilecehkan. Cupp Glamora melebarkan mata nya kaget, apa yang berusan terjadi, buronan itu tersenyum geli. Ia mengambil dagu Glamora dan menahan nya, lalu melumat bibir Glamora yang sedikit tebal. Glamora mendorong tubuh kekar buronan itu. "Sialan kau!" PLAKK Glamora menampar nya, buronan itu tak merasa sakit malah mengucap. "Bibirmu manis". Tersenyum lalu pergi dari situ. Hidup apa ini.. Sialan sekali. Niat ingin membalas dendam malah ia yang terkena sial. . . . . instagram : hyun.mora

More details
WpActionLinkContent Guidelines