Rai: Antara Cinta dan Cita-Cita

Rai: Antara Cinta dan Cita-Cita

  • WpView
    LECTURAS 228
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 9, 2024
Seorang pria muda harus berjuang menggapai cita-citanya di tengah situasi yang membuat dirinya harus memilih. Ditentang oleh ayahnya sendiri, membuat Rai sulit memilih ketika harus melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Di satu sisi Ia tidak ingin menjadi anak durhaka, tapi di sisi lain Ia juga tidak ingin menjalankan sesuatu di luar kemampuannya. Keraguan terus menghantui Rai, bisakah dia mengambil keputusan itu? Mengikuti pilihan ayahnya? Atau memilih apa yang menjadi keinginannya? Diselimuti rasa ragu, ada kisah romansa yang mengisi kehidupan Rai. Gadis itu berhasil membuat Rai jatuh cinta padanya, tapi lagi-lagi Rai tidak bisa membuat komitmen. Ada rasa takut dalam dirinya, lantas apakah mereka harus berpisah dan tidak bisa bersama?
Todos los derechos reservados
#98
cita-cita
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Sekali Lagi
  • Sekolah, Cinta, dan Rahasia
  • Pak Kos Ganteng (Mr. Boarding House)
  • senja diberanda kayu
  • Cinta itu Lara (TAMAT)
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • RAKA
  • MY BABY

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido