I Will Change The Heroine's Destiny

I Will Change The Heroine's Destiny

  • WpView
    Leituras 10
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, set 23, 2023
Aku membenci namaku. Nama yang selalu dia teriakkan ketika dia murka, nama yang dia buat untukku, nama yang menjijikan. Namaku, Embun Kartika. Di umurku yang ke 15 ini, aku mati di tangan ayahku sendiri. Manusia menjijikan itu bahkan mungkin tak menyesal sama sekali Ketika dia sadar dari mabuknya. Karena itu, kuharap surga menungguku yang telah bersabar menantikan datangnya ajalku agar terbebas dari manusia hina itu. Namun... dimana ini? tempat yang aneh... dan.. kenapa aku tak bisa menggerakkan badanku? Terdengar tangisan dari sekitarku. Oh tidak, apa aku tak jadi mati? Wajah wajah yang tak kukenal mengerumuniku. Terlihat seorang wanita yang cantik di depan mataku. "selamat datang di dunia, anakku.. Aozora" Begitulah aku menjalani hidupku yang kedua sebagai Aozora gilby.
Todos os Direitos Reservados
#120
reincarnation
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • I'm More Than Just A Princess
  • Edgar Vaske
  • Antara aku dan dunia
  • I Was The Evil Witch
  • My Sole Ethereal
  • HAGA : Becoming the Father of the Villain Twins
  • Villain x Villainess
  • Villainess Illusion
  • Reborn; I Became a Child
  • I Want To Die In Peace

[Completed] Seorang gadis wibu bangun di tubuh puteri yang terabaikan. Steffani Alina, seorang gadis biasa yang menyukai para lelaki dua dimensi buatan Jepang itu tidak tau apa yang tengah terjadi padanya. Ia meninggal dalam kecelakaan tabrak lari sepulang membeli 'kebutuhan' wibunya. Namun saat ia membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah kamar mewah bernuansakan emas dengan kombinasi warna putih. Namun entah kenapa meski terlihat megah, kamar itu nampak tidak terurus. "tempat apa ini?!" ucapnya seraya menoleh ke kanan dan kiri dengan panik. Ia segera beranjak dari kasur megah itu, hendak keluar dari kamar yang begitu asing baginya. Namun saat ia melewati cermin besar yang berada di dekat kasur, betapa terkejutnya ia saat melihat pantulan dirinya di cermin. "in-ini... ini bukan aku!" ucapnya terkejut seraya menyentuh wajah cantik itu. Rambut pirang berkilau bagai kain sutera yang terbuat dari emas, mata sebiru langit di siang hari, kontur wajah kecil sempurna, bibir ranum merah muda alami, hidung bangir dan bentuk tubuh ideal. Sungguh impian para kaum hawa. ---//--- Namun semua itu tidaklah berarti, setelah ia mendapat memori dari si pemilik tubuh yang asli. "Isandra... sedih sekali hidupmu. Kematian mereka bukan salahmu, makhluk itu juga bukan keinginanmu" lirihnya. Namun sekian detik kemudian, matanya berkilat tajam, "aku harus merubah semuanya" ucapnya geram. ---//--- "hei, apa yang kau lihat?" tanya pemuda bersurai seputih awan dan mata sebiru langit. "Go-Gojo..." "hah? apa itu Gojo?" tanya pemuda itu penasaran saat Isandra menatapnya tanpa berkedip, seolah tengah melihat keajaiban. ---//--- "ya, Yang Mulia?" ucap Isandra. "... kapan kau akan memanggilku 'ayah'?" tanya Galen blak-blakan. "ya! Kenapa hanya Evan yang kau panggil kakak? aku juga kakakmu tau!" seru Percy. Isandra nampak kebingungan dan terkejut di saat yang bersamaan, 'kenapa jadi begini?!' batinnya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo