Rehat (Proses Revisi)

Rehat (Proses Revisi)

  • WpView
    Reads 3,950
  • WpVote
    Votes 137
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, Feb 14, 2026
Duka kehilangan masih pekat-pekatnya pada saat itu, namun tubuh kecil Asyara justru terpojok sebab disalahkan berulang kali oleh anggota keluarga yang merasa murka. Asyara tidak punya niat untuk membunuh, apalagi merenggut nyawa mamanya. Demi Tuhan, Asyara juga tidak ingin mama pergi secepat itu. "Ma, Papa marah sama Kakak. Kata Papa, Mama harus dikebumikan karna kenakalan Kakak." "Kenapa Mama tidak bangun pas orang-orang timbun badan Mama pakai tanah? Kakak tidak bisa gali tanahnya lagi, tanahnya terlalu banyak. Tunggu Kakak besok, ya? Kakak mau ajak Papa bantu Kakak gali tanahnya lagi. Tenaga Papa kan besar." Asyara kecil tidak tahu bahwa semenjak hari itu dimulai, penderitaannya juga dimulai. Asyara tidak sepenuhnya mengerti mengapa semua orang tiba-tiba berlaku berbeda kepadanya. "Ma, Papa kok pukul Kakak, ya? Padahal Kakak cuma minta tolong Papa buat bantu Kakak gali tanahnya. Kakak rindu, Mama. Mau peluk Mama yang lama."
All Rights Reserved
#7
rekomended
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • ALLETA  [ON GOING]
  • Favorite Wound
  • Silence In Their Minds
  • Why do I Like You [On Going]
  • REGRET [END]
  • PAIN (TERBIT) ✔
  • Full Of Scratches

🚫⚠️ 𝗠𝗘𝗡𝗚𝗔𝗡𝗗𝗨𝗡𝗚 𝗔𝗗𝗘𝗚𝗔𝗡 𝗞𝗘𝗞𝗘𝗥𝗔𝗦𝗔𝗡 𝗗𝗜 𝗕𝗘𝗕𝗘𝗥𝗔𝗣𝗔 𝗣𝗔𝗥𝗧, 𝗝𝗔𝗗𝗜 𝗗𝗜 𝗠𝗢𝗛𝗢𝗡 𝗕𝗜𝗝𝗔𝗞 𝗗𝗔𝗟𝗔𝗠 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗔𝗖𝗔!! ⚠️🚫 Dua atma yang ditakdirkan bersama, dengan berselimut luka dan lara. Mencari kebahagiaan dalam kejamnya dunia, menerima takdir menyakitkan tanpa ada jeda untuk bahagia. Saling mendekap untuk menguatkan, menjadi sandaran untuk atma yang terluka lainnya. Yura si gadis kutu buku yang di dalam hidupnya menyimpan banyak lara dan juga luka yang ia dapatkan dari orang-orang terdekatnya. Sejak ayahnya di PHK, kehidupan Yura dan keluarga yang tadinya harmonis malah menjadi luka terbesar baginya, dimana sang ayah yang terkenal begitu penyayang dan selalu memanjakan dirinya kini malah menjadi monster mengerikan yang memberikan luka bagi putri kecilnya. Ibu Yura yang terkenal akan kelemahan lembutannya dan bagaikan malaikat tak bersayap bagi anak-anaknya, kini ia malah mematahkan kedua sayap harapan anak-anaknya, sang ibu yang ketahuan berselingkuh pun membuat sang ayah makin menjadi-jadi dan menjadikan Putri kecilnya sebagai pelampiasan. Hingga pada akhirnya, Yura bertemu dengan seorang lelaki bernama Aksara, yang selalu menganggunya dengan tingkah tengil lelaki itu setiap kali bertemu, namun sikap Aksara yang begitu perhatian membuatnya yang acuh tak acuh menjadi luluh. Tanpa di sangka kehidupan Aksara yang terkenal anak ceria dengan penuh tawa ternyata juga menyimpan luka yang amat dalam di balik senyumnya. akankah takdir menyatukan keduanya? akankah semesta mau berbaik hati untuk menyatukan kedua atma yang rapuh itu untuk saling mendekap dan menguatkan? Tapi...., bagaimana dengan tembok yang membentang tinggi yang menghalangi keduanya? penasaran? ikuti kisah selanjutnya... 🚫 DILARANG PLAGIAT/COPY!! 🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines