INDURASMI | JI CHANGMIN

INDURASMI | JI CHANGMIN

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 24, 2023
Ketika sang mentari diam berteduh, sang indurasmi berkelana mencari setitik cahaya lain yang ia harap adalah sang mentari. Perjalanan mencari pintu keluar dari dunia aneh yang dijalani 30 orang yang telah terjebak selama bertahun-tahun. Putus asa akan harapan yang diharapkan selama ini benar-benar membuat semua orang dalam dunia tersebut menyerah dan merelakan kehidupan asli yang seharusnya dijalani. Lantas apa yang paling mereka takuti? Mereka akan dilupakan. Seakan tak pernah hadir di dunia. Jikalau hal itu terjadi hingga tak seorangpun yang mengingat maka raga mereka akan berubah menjadi abu yang menghilang bersama sang sinar rembulan. Namun disaat yang lain merasa gundah gulana, sang penghuni terakhir menatap sang rembulan dengan penuh keyakinan bahwa sang mentari akan datang untuk merobohkan dinding pembatas antar dunia mereka. Kanaga, pemuda terakhir yang masuk ke dunia tersebut meyakini dengan sepenuh hati bahwa akan ada seseorang yang masih mengingat namanya.
All Rights Reserved
#35
kamera
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Into : You [Proses Terbit]
  • Seven of The Boy's || NCT Dream
  • Bukan Cerita Kita
  • Extra Love Story [END]
  • Rainbow
  • BUTTERFLY BLUE
  • Candrakanta || Zhong Chenle (On Going)
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • SANG PAWANA [END S.2]
  • Jovanka dan Abang Kembar

[BELUM DIEDIT] Felicia yang baru saja kehilangan sang kakak dipertemukan dengan sebuah sosok tembus pandang. Sosok yang selalu menemaninya ke mana pun ia pergi. Takut tentu ia rasakan saat awal kemunculannya. Namun perlahan, siapa sangka jika ia akan membuka dirinya pada sosok bernama Janendra itu. Saat ia sudah dapat membuka dirinya, sosok tembus pandang itu menghilang. Janendra kembali pada wujud manusianya, tanpa membawa satu ingatan tentang mereka. Felicia pikir, perasaan yang terbentuk untuk sosok tembus pandang itu akan menghilang. Namun saat dirinya melihat bagaimana sosok itu dapat tertawa dengan yang lain, perasaan itu seperti mendobrak dirinya, meminta untuk diutarakan. Bisakah hubungan yang berawal dari dua sosok yang berbeda itu memiliki akhir yang bahagia untuk keduanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines