Alisa
  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 19, 2024
"Oke gue tanggung jawab". Balas Kian menyanggupi. Yang pertama gue anter Lo pulang, Yang kedua gue yakin mantan Lo gak bakal ngecap Lo jadi tukang selingkuh karena sebelum gue dateng dia emang udah ada dibelakang Lo,dan gue yakin dia udah ngeliat semuanya dari awal.." "Terus kenapa dia gak percaya sama penjelasan gue?" Tanya Alis memotong ucapan kian." Ya emang dasarnya dia brengsek aja makanya dia mojokin Lo seolah olah disini Lo yang salah",,sebelum melanjutkan kalimatnya kian menarik nafas dalam meyakinkan diri sendiri. "Dan yang terakhir,mulai sekarang Lo jadi pacar gue". final kiano membalik semua perkataan Alisa. Alisa menggeleng cepat." Gak gue gak mau jadi pacar Lo". Tolaknya. "Ya daripada Lo jomblo". Tambah kian lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anak Kecil Ngomongin Cinta?
  • Im Yours.
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • My Love Ketos❤
  • GILANG ABRAHAM
  • 36 days with you {saida} [End]
  • Secret In Silence
  • Apakah kamu ingin menikahiku?
  • DANADYAKSA

TAK KENAL MAKA TEMENAN! ADA BAIKNYA FOLLOW SEBELUM BACA HIHI BERTEMAN ITU INDAH KAWAN, BOLEH CHAT AKU JIKA MAU NGOBROL-NGOBROL ATAU KENALAN (siape elu, ngapa gua harus kenalan sama elu? Sok akrab bet dah ngajak ngobrol wkwk) Beri dukungan dengan vote dan komen yang membangun. Terima kasih sebelumnya, selamat menikmati cerita yang agak bucin ini 😂 Anak kecil ngomongin cinta? Bagaimana rasanya jika ada yang lebih muda dari kamu menyatakan cintanya padamu. Diterima atau ditolak? Semua tergantung ya. Kalau aku, ya gitu. *** "Kak, Arash pengen pacaran deh." "Ya pacaran atuh. Emang dilarang sama abang? Atau sama Ayah Ibu?" "Enggak sih." "Ya terus? Ceweknya gak ada?" tanyaku mengejek. "Ada, tapi Arash malu," kata Arash cengengesan. "Utarain, dicoba gak ada salahnya. Takut di tolak?" Arash mengangguk. "Kalau di tolak, ya kejar lagi. Jangan nyerah gitu aja kalau kamu bener- bener sayang sama dia." "Kalau gitu, kakak mau gak jadi pacar aku?" aku menatap Arash tak percaya, jadi perempuan yang di maksud itu adalah aku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines