Story cover for Precious Life by Ayyafah_tss
Precious Life
  • WpView
    Reads 163
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 163
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Sep 23, 2023
Aksa dan Kiran, 2 orang yang sama-sama menderita penyakit kanker yang membuat pertemuan mereka pertama kali adalah di rumah sakit.
Aksa menderita penyakit Kanker jantung, jika ingin bertahan hidup, dia harus menerima donor paru-paru.

Kiran menderita penyakit kanker paru-paru,ia juga harus menerima donor jantung jika ingin bertahan hidup.

    "Kita bisa ketemu disini karena sama-sama punya takdir yang buruk," -Kiran-
All Rights Reserved
Sign up to add Precious Life to your library and receive updates
or
#54jantung
Content Guidelines
You may also like
Couple Ring 2 [Complete] by AsyillaPutri99
40 parts Complete
Wajib follow sebelum baca 💕 Rara hanya bisa duduk terdiam sambil melihat apa yang ada di depannya. Obat tidur, ketidak terbukaan Bima, alasan dibalik Bima pergi, semuanya kini berputar di pikiran Rara. "Dimana tas Aksa, Mam?" "Ada di lemarinya." Daren segera mengambil tas tersebut dan memeriksanya. Dilihatnya terdapat beberapa benda yang menarik perhatian Daren. Inhaler, obat tidur, obat pereda nyeri, serta beberapa obat yang biasa dikonsumsi oleh penderita asma. "Obat ini tidak boleh di konsumsi bersamaan dengan obat asma, Mam." Daren angkat bicara sambil menunjukkan obat pereda nyeri yang ia temukan. "Ra, kamu tahu soal kondisi Aksa?" Mama Bima buka suara. Rara hanya bisa menggelengkan kepala. "Aku cuma tahu Bima masih konsumsi obat asmanya dan beberapa obat yang dia bilang vitamin." "Dan itu.." Rara menunjuk inhaler yang ada di dekat Daren. "Bima selalu simpan inhaler itu dalam tasnya." Mama Bima menghela nafas frustasi, sejak awal seharusnya ia tidak mengizinkan anak bungsunya untuk keluar dari rumah dan tinggal sendiri di kosan. "Berapa banyak obat ini Aksa konsumsi?" Daren menunjukkan obat itu pada Rara. "Terakhir kali yang aku lihat dia konsumsi 2 tablet sekaligus, dia bilang itu dosis yang di anjurkan dokternya." Rara memberitahukan apa yang dia tahu. "Sial! Aku terlalu sibuk dengan kehidupanku, dan disisi lain adikku sedang sekarat." Sekarat? Rara memunculkan wajah bingungnya. "Daren, jaga ucapanmu!" Mama Bima mendekati Rara dan memeluk Rara yang tengah bingung dan panik. "His asthma is getting worse, Ra.." Mama Bima menjelaskan dengan berat. Baik Daren dan Mamanya paham betul obat-obatan yang kini dikonsumsi Bima. _Couple Ring 2 Ring Couple (1) : https://www.wattpad.com/780157888-couple-ring-1-pertemuan Wajib baca Ring Couple 1 (versi revisi) sebelum yang kedua. Wajib follow sebelum baca 💕 #4 : #ceritasedih 26/08/19 #2 : #sadlovestory 08/09/19
Jejak wasiat kakakku by grace348469
22 parts Complete Mature
Namaku Alya. Dan aku tidak pernah menyangka bahwa langkah kakiku suatu hari akan menggantikan jejak perempuan paling kuat yang pernah aku kenal: kakakku, Alisa. Sudah hampir setahun aku tinggal di rumah besar bercat abu muda itu, rumah yang dulunya hanya aku singgahi saat libur semester atau ketika merindukan masakan kakakku. Tapi sejak Alisa divonis kanker paru-paru stadium lanjut, rumah itu menjadi dunia baruku. Aku memilih cuti kuliah, meninggalkan kosan kecilku di Jogja, dan kembali ke kota ini-demi merawatnya. Aku masih ingat hari ketika pertama kali datang kembali ke rumah itu. Anak-anak Alisa, Rani dan Dafa, langsung berlari memelukku. Rani sudah kelas dua SD, dan Dafa masih TK. Mereka belum tahu betapa besar badai yang sedang menunggu kami semua. Dan di tengah rumah itu, ada sosok pria yang paling jarang bicara: Rayhan. Suami Alisa. Kakak iparku. Ia selalu tenang. Terlalu tenang, bahkan saat Alisa harus masuk rumah sakit untuk ketiga kalinya bulan itu. Ekspresinya nyaris tidak berubah-datar, kaku, dan kadang membuatku bertanya-tanya apakah ia benar-benar mencintai kakakku atau hanya hidup berdampingan karena kebiasaan. "Mas Rayhan, teh hangatnya," kataku malam itu, sambil meletakkan cangkir di meja. Ia hanya menoleh sekilas. "Makasih." Lalu kembali tenggelam di balik layar laptopnya. Begitulah Rayhan. Ia tidak pernah kasar, tidak pernah marah, tidak pernah meninggikan suara. Tapi juga tidak pernah benar-benar hadir. Ia adalah tipe laki-laki yang, entah kenapa, membuat dada terasa sesak hanya karena terlalu hening. Sementara itu, kondisi Alisa kian memburuk. Berat badannya turun drastis, rambutnya mulai rontok karena kemoterapi, dan batuknya sering berdarah. Tapi ia tetap tersenyum. Tetap berusaha mencatat tugas-tugas sekolah Rani, tetap memeluk Dafa sebelum tidur. Suatu malam, saat aku menemaninya di kamar, Alisa mem
You may also like
Slide 1 of 9
Couple Ring 2 [Complete] cover
the Edge. cover
DIA ANEH cover
Strong Boy (End) cover
JANUARRESSYA cover
ADARA [End] cover
My Dear Brother | Haruto & Jeongwoo  cover
Jejak wasiat kakakku cover
RADEN  cover

Couple Ring 2 [Complete]

40 parts Complete

Wajib follow sebelum baca 💕 Rara hanya bisa duduk terdiam sambil melihat apa yang ada di depannya. Obat tidur, ketidak terbukaan Bima, alasan dibalik Bima pergi, semuanya kini berputar di pikiran Rara. "Dimana tas Aksa, Mam?" "Ada di lemarinya." Daren segera mengambil tas tersebut dan memeriksanya. Dilihatnya terdapat beberapa benda yang menarik perhatian Daren. Inhaler, obat tidur, obat pereda nyeri, serta beberapa obat yang biasa dikonsumsi oleh penderita asma. "Obat ini tidak boleh di konsumsi bersamaan dengan obat asma, Mam." Daren angkat bicara sambil menunjukkan obat pereda nyeri yang ia temukan. "Ra, kamu tahu soal kondisi Aksa?" Mama Bima buka suara. Rara hanya bisa menggelengkan kepala. "Aku cuma tahu Bima masih konsumsi obat asmanya dan beberapa obat yang dia bilang vitamin." "Dan itu.." Rara menunjuk inhaler yang ada di dekat Daren. "Bima selalu simpan inhaler itu dalam tasnya." Mama Bima menghela nafas frustasi, sejak awal seharusnya ia tidak mengizinkan anak bungsunya untuk keluar dari rumah dan tinggal sendiri di kosan. "Berapa banyak obat ini Aksa konsumsi?" Daren menunjukkan obat itu pada Rara. "Terakhir kali yang aku lihat dia konsumsi 2 tablet sekaligus, dia bilang itu dosis yang di anjurkan dokternya." Rara memberitahukan apa yang dia tahu. "Sial! Aku terlalu sibuk dengan kehidupanku, dan disisi lain adikku sedang sekarat." Sekarat? Rara memunculkan wajah bingungnya. "Daren, jaga ucapanmu!" Mama Bima mendekati Rara dan memeluk Rara yang tengah bingung dan panik. "His asthma is getting worse, Ra.." Mama Bima menjelaskan dengan berat. Baik Daren dan Mamanya paham betul obat-obatan yang kini dikonsumsi Bima. _Couple Ring 2 Ring Couple (1) : https://www.wattpad.com/780157888-couple-ring-1-pertemuan Wajib baca Ring Couple 1 (versi revisi) sebelum yang kedua. Wajib follow sebelum baca 💕 #4 : #ceritasedih 26/08/19 #2 : #sadlovestory 08/09/19