Unknown Hero

Unknown Hero

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 9, 2024
Akan kutunjukkan kepadamu suatu kisah mengenai seorang jiwa fana, mencari kekuatan dan keabadian, untuk bisa menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya. "Aku mati, tubuhku hancur berkeping keping. Penuh dengan kekecewaan dan kepahitan. Tapi sekarang, aku hidup. Bertahan untuk menyelesaikan misi, aku berusaha mencapai akhir cerita" Melewati berbagai era, menjadi abadi yang penuh dosa, hidupnya dipertaruhkan, untuk menyelesaikan misinya. Mengemban tugas sebagai Pahlawan Tak Dikenal, dia menjalaninya dengan sebagai bentuk tanggung jawab. Kekuatannya adalah kehancuran, namun bukan untuk menghancurkan. Dengan sebilah pedang berkobar ditangan kanan dan dinginnya es ditangan kiri, dia menghangatkan sekaligus membakar, dia mendinginkan sekaligus membekukan. Dia mengangkat pedang untuk melindungi, dan mengangkat pedang untuk merebut yang dilindungi. "Benar maupun salah, itu hanya sementara. Ribuan tahun memberitahukan kebenarannya, dan hanya butuh beberapa waktu untuk menentukan pilihan"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Extra Character of Novel
  • Become A Weak Bastard Extra
  • PENGERAJIN DAN PEDANG LEGENDARIS
  • Story of a fallen noble
  • I Want To Die In Peace
  • aku?? putra seorang duke? {end s1}
  • PURGATORI ARNOLD: KEABADIAN DALAM SIKSAAN
  • TIGA PENJAGA

Yang kuingat adalah ketika aku sedang membaca sebuah novel fantasi sambil menjalankan sebuah misi yang ditugaskan, kemudian aku dikhianati oleh rekan misi ku sendiri. 045, itu adalah panggilanku dan aku tidak memiliki nama. Sebagian hidupku, ku habiskan untuk menyelesaikan tugas dari organisasi tempatku bekerja. Bocah kematian, itulah julukan ku. Sebagai anggota termuda membuatku terkadang sering diolok-olok oleh rekan. Membaca novel sebelum misi dimulai adalah kebiasaanku. Hal ceroboh itu yang terkadang membuatku harus terjebak dalam situasi merepotkan. Tapi, aku selalu hidup. Namun, tidak pernah kusangka, aku malah mati di tangan rekan setim yang kupercaya. Lalu, aku masuk ke dalam novel fantasi yang terakhir kali kubaca sebelum aku mati. Don't copy my story

More details
WpActionLinkContent Guidelines