i am (not) crazy girl

i am (not) crazy girl

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 23, 2023
Hai semua👋 it's my first novel yang aku buat. Aku berharap novel ini bisa aku buat sampai selsai. Dan novel yang aku buat juga bisa memberikan pesan dan kesan buat para Reading.. Kematian ayahnya dan jauh dari ibu serta saudarinya bukanlah hal yang menyenangkan bagi gadis SMA kelas akhir ini. Terlebih lagi ia hidup sendirian dan berusaha mempertahankan pendidikannya di sekolah yang elit. Sampai akhirnya dia bertemu dengan cowok. Awalnya ia sangat senang bisa bertemu dan berteman dengan cowok itu. Sampai pada akhirnya ia tau tentang cowok itu. Dimana itu adalah hal yang paling tidak disukai oleh gadis yang bernama Tasya ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Princess Syndrome
  • My sweet troublemaker VS Simple girl
  • CLASS F
  • Teman Kos Dari Neraka [TAMAT]
  • Episode Dayan
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • GASA [end]
  • KISAH
  • THE NEW GIRL [SELESAI]
  • F A K E ? [End]

Mungkin karena terlalu dimanjakan oleh kedua orang tuanya sejak kecil, ia tumbuh menjadi cewek angkuh yang segala kemauannya harus di turuti. Dia, Sia Queena. Cewek pengidap 'princess syndrome' yang berwajah super cantik, kulit putih bersih bak porselin, tubuh tinggi semampai seperti model kelas dunia. Cewek nyaris sempurna yang selalu haus perhatian, arogan, dan merasa berkuasa. Mulutnya bahkan tidak pernah sama sekali mengucap maaf dan terimakasih. Ketika semua orang di sekolahnya selalu menganga kagum melihat Queen, tidak dengan satu cowok yang sama sekali tidak tertarik dengan hal yang berhubungan dengan cewek itu. Bahkan, ingin kenal pun ia sama sekali tidak berminat. Namun, semesta seolah menggiringnya untuk berada dalam satu lingkaran takdir dengan Queen. Seolah-olah ia memang diutus dan di tugaskan untuk mendampingi Queen dan mengenggam erat tangan itu selalu--dimana pada titik tertentu, Queen mengalami satu peristiwa yang mengungkap rahasia gelap yang selama ini disembunyikan dengan baik oleh kedua orang tuanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines