PENULIS TAKDIR TERBAIK

PENULIS TAKDIR TERBAIK

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Thu, Oct 12, 202345m
WpInfo
Non-Fiction
Tidak kah semua yang pergi Allah ganti dengan yang lebih baik lagi? ketika semua yang ku anggap baik ternyata tidak sebaik itu, ketika satu-persatu manusia yang datang membawa rasa senang, beberapa saat kemudian menghilang dengan meninggalkan banyak kebingungan "salah apa ya?" "aku bikin dia gaenak ya?" "sikapku yang mana, yang membuatku pantas menerima ini?" ah tapi, yasudahlah. Ketika kita berani mengikhlaskan tapa rasa dendam walaupun rasanya sedikit tidak masuk akal, disitu kita akan menemukan titik terang. Kedamaian hidup, orang-orang yang jauh lebih baik. Ketenangan jiwa aku dapatkan setelah Allah jauhkan banyak orang yang ku anggap baik, terkadang hidup memang se-bercanda itu, setidakbisa ditebak itu. Semua akan tetap berjalan dengan indah ketika kita berserah pada rencana Allah, Allah sebaik-baiknya pembuat rencana, manusia seperti kita hanya bisa berandai-andai saja, maka dari itu serahkan semua pada-Nya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tania
  • He's Mine Not Yours βœ“
  • Bunga Yang Dibenci
  • THE LAST POWER
  • Dear My Lope's
Tania

SINOPSIS Perkenalan ku dengan Tania membuat hatiku berbunga, mengapa tidak ? Ia seorang gadis idaman bagi setiap laki-laki yang normal tentunya, cantik, anggun dan yang terpenting ia ramah walaupun orang tuanya termasuk terpandang di kota tempatku tinggal. Satu hal yang patut kusyukuri, sejak perkenalan itu, sikapku yang liar menjadi jauh berkurang, aku sendiri cukup 'surprise' akan perubahan ini, apakah ini tanda - tanda dari kedewasaan seorang laki-laki? Aku sendiri tak percaya hal ini, hubungan serius dengannya bisa terjalin, aku hanyalah laki-laki yang biasa saja, hanya bermodalkan kepercayaan diri dan berkata jujur keadaan diriku apa adanya. Satu hal lagi, kami bagaikan bumi dan langit, Tania datang dari keluarga yang sangat berada dan aku dari keluarga yang sangat sederhana. Tapi sikap Tania ini membuatku tambah suka dengannya, aku suka dengan sikapnya yang mau menerima aku apa adanya, dengan motor tuaku, kami sering jalan-jalan bersama, tentu itu dapat terjadi berkat akal-akalan dari kami berdua, karena Tania selalu di jemput oleh supir pribadinya. Sampai akhirnya, kejadian yang tak kami harapkan terjadi ! Aku dan Tania terjerumus dalam hal yang seharusnya tak boleh kami lakukan sampai saat malam pertama... Dan perjuangan seberapa besar cinta kami sebenarnya baru saja di mulai...perjuangan panjang terhampar di biduk yang masih labil dan mudah terombang ambing, mampukah aku dan Tania melewatinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines