Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
BREAK
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing48m
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 11, 2023
Sepasang mata bulan sabit itu terbuka perlahan, sedikit menyipit menyesuaikan cahaya yang mulai masuk ke retina coklatnya. Kepalanya menyapu seluruh ruangan bernuansa ungu lembut dengan wangi kayu bercampur vanila yang khas. Ya. Ini kamarnya. Lantas ia turun dan keluar kamar untuk mencari sosok yang sudah pasti telah membawanya pulang ke apartemennya. Karena sedikit yang ia ingat, terakhir kali ia berkunjung ke makam ibunya dan setelah itu tidak ingat apa-apa. Dari depan pintu kamarnya yang langsung berhadapan dengan ruang tv yang berdampingan dengan dapur, matanya langsung menangkap sosok tinggi berbalut kaos putih sedang membelakanginya. Perlahan ia menghampiri sosok itu dan melingkarkan tangannya di perut, kepalanya di tenggelamkan di punggung laki-laki yang tengah sibuk mengaduk cangkirnya. "Udah bangun?"tanya laki-laki itu setelah melihat tangan yang melingkar di badannya. "Hmmm,"gumam sang pelaku dengan senyum kecil. Tangan di perutnya mulai turun ke celana pendek hitam yang dikenakan laki-laki itu namun kegiatannya tertahan karena tangan laki-laki itu menggenggam tangannya. "Masih pagi,Ta,"ujarnya. Gadis itu merengut. Melepas pelukannya lantas duduk di meja makan. Ia melirik sepiring nasi goreng yang masih terlihat kepulan asapnya lengkap dengan telur mata sapi di atasnya. "Aku udah bikinin kamu sarapan. Makan dulu, gih." Gadis yang dipanggil Ta itu melirik sekali lagi nasi goreng di depannya tanpa minat. Moodnya mendadak tidak baik, bukan karena penolakan yang baru saja laki-laki itu berikan melainkan ia tiba-tiba ingat sesuatu. Tentang tiga hari lalu, di ponsel laki-laki itu. "Alia siapa?"bukannya menjawab iya atas perintah laki-laki itu untuk makan, gadis itu malah bertanya hal lain. Laki-laki itu menoleh ke samping, melirik gadis di belakangnya. "Kamu buka handphone aku?" Gadis itu diam. Pikirannya mengawang. Bukan itu jawaban yang ia harapkan. Dengan lemas ia masuk ke kamarnya. Meninggalkan laki-laki itu dalam diam. Rasa takut itu muncul lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lelaki Itu Takdirku
  • Dari Benci Jatuh Ke Sayang [Completed]
  • π‘πšπ‘π¬π’πš π“πžπ«πšπ€π‘π’π« π‘πšπ²πͺ𝐚π₯ βˆ† 𝐂
  • My Best Mama
  • Cold Shoulder
  • Saat Takdir Memilih [C]
  • Jadian  Yuuk
  • senyuman Terakhir [ C ]
  • Chatralian's Home [END]
  • TAKDIR TERINDAH

Lelaki Itu Takdirku. (S1) Update: (Completed) By : Nyff. 2023-28/11/23 "08.09.2020" "Nur Bella Aryel binti Muhd Harel.Aku ceraikan kau dengan talak 1." Tarikh itu tidak akan Bella lupakan dan kisah pahit yang terselindung di sebalik mahligai yang di bina telah menjadikan sebagai peristiwa hitam dalam hidup Bella tiada lansung manisnya sebalik itu dirinya hanya menjadi hamba abdi kepada lelaki yang tidak berguna. Namun demikian Bella tidak tahu ingin mengukap rasa apa disaat perkataan 'cerai' itu tubir dari mulut lelaki yang bergelar bekas suaminya sekarang. Mata nya kosong dan hanya merelakan lafaz cerai melalui gegendang telinganya. Walaupun ia terasa pahit untuk menelan tetapi dia kuatkan diri dan keputusan nya muktamad untuk akhiri kisah mahligai yang di bina bersama.Tetapi lebih tepat lagi ia hanya sampah di mata Bella di layan dengan begitu hina. Tetapi dia juga berasa bersyukur kerana setelah ujian demi ujian yang di tempuh pada akhir dia mampu hadapinya walau kadang terasa sakit dan perit yang tidak mampu diungkap kan pada kata atau tangisan.Hanya Tuhan yang Maha mengetahui segala yang terbuku di lubuk isi hati wanita ini.Bella tahu ujian dari Ilahi bukanlah melemahkan dirinya malah. Dirinya lah yang Allah kuatkan untuk menghadapi cabaran hidup yang lebih mencabar dan ujian yang di beri itu membuatkan diri dia lebih matang dan kuat dari dihimpit rasa takut dan lemah. Bella menyangka bahawa penceraian itu adalah talian terakhir sebelum dia akhiri kisah hidup mereka berdua tetapi rupanya ada udang disebalik batu. Selepas sebulan berlalu setelah kejadian itu satu lagi ujian menimpa wanita ini dimana dia di santau oleh seseorang yang identitinya masih lagi tidak diketahui oleh mana-mana ahli keluarga Bella. ..akan tetapi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines