FAJAR UNTUK BULAN

FAJAR UNTUK BULAN

  • WpView
    Reads 925
  • WpVote
    Votes 532
  • WpPart
    Parts 74
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 21, 2024
"Pada akhirnya, sejauh apapun mengerjar Fajar dan Bulan mereka tak akan pernah bersatu. Walaupun mereka beriringan di langit yang sama" Haii..... aku Bulan, kalian tau kan siapa Fajar? Dia itu sosok pemuda yang bisa buat aku kagum sama dia. owh iya, kenalin nama aku Bulan Aurelya Hutami. Kalian pasti belum tau siapa sosok Fajar itu di dunia nyata, dia adalah seseorang yang aku kagumi sejak aku duduk di bangku SMA. Nama lengkap Kak Fajar, Fajar Bimantara Atmaja. "Kalau kamu nulis buku tentang jatuh cinta dengan seseorang yang gak bisa kamu miliki. apa kalimat terakhir kamu dalam tulisan terakhir di buku itu, Bul?" Tanya Fajar dengan arah pandangan terus ke depan Bulan tersenyum kecil "sampai akhir cerita ini pun, aku hanya bisa memandang punggung indahmu, melihatmu berjalan perlahan menuju angkara senja indah bersama pilihanmu" "Karena di tulis pun dia hanya bisa jadi tulisan ku......."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Amērta.
  • REAL (Selesai)
  • Dosen Killer | END✔
  • SKRIPSUIT  ✔
  • MOANA AUDIA [ TERBIT ]
  • SELENOPHILIE [END]
  • Suami Satu Semester (SUDAH TERBIT)
  • Hi, Pak Dosen!

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines