Story cover for SAGARA [END] by Lena_alysaa
SAGARA [END]
  • WpView
    Reads 1,224
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 29
  • WpView
    Reads 1,224
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 29
Ongoing, First published Sep 24, 2023
"Maaf gw ga bisa sembuh kayak janji yang gw buat, karena tuhan sekarang lebih sayang sama gw''
 -Sagara Narendra-

''Kalau orang tua gw benci gw sampai di beri kekerasan terus gunanya gw lahir itu apa, ma, pa. Gw cuma titipan tuhan, gw butuh kasih sayang kalian, iya kita keluarga cemara tapi kelihatan cemara nya kalau didepan orang'' 
-Alettha Algrasha-

''Kalau gw kehilangan orang tua gw karena kecelakaan setidaknya gw ga mau kehilangan adik gw karena mengakhiri hidupnya cuma gara² orang brengsek''
-Leo Narendra-

''Sekali lo buat teman gw terluka sedikit atau sampai masuk rumah sakit pun, lo berurusan sama gw. Dan mati ditangan gw''
-Aksara Lengkara-

''Putus karena cinta memang sakit tapi lo pernah ngerasain dirusak harga diri lo sama keluarga lo sendiri, dijelekkan didepan orang lain, dianiaya oleh keluarga sendiri sampai koma, diusir gitu aja tanpa ada rasa salah''
-Gio Bumantara-

''Gw ga bakal biarin orang yang Udah bullying gw sampe hilang ingatan karena benturan keras yang udah lo pukul sebanyak mungkin''
-Nathan Abimanyu-
All Rights Reserved
Sign up to add SAGARA [END] to your library and receive updates
or
#294lelah
Content Guidelines
You may also like
Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going) by librarika
63 parts Ongoing
Dunia ini sangat keras dengan perempuan, apalagi bila di masa lalunya terdapat sebuah aib besar 🌟🌟🌟 Mengandung di usia muda karena gaya berpacarannya yang bebas, Zia otomatis menghancurkan kehidupannya sendiri. Mulai dari kehilangan orang tua, berhenti sekolah dan dicemooh orang - orang sekitar, perlahan dia terima usai aibnya itu terkuak. Belum lagi kekasihnya, Elang yang tidak mau bertanggung jawab membuat hidup dia semakin sulit. Seiring bertambahnya usia wanita itu, karena menjadi orang tua tunggal tidaklah mudah, Zia mulai bertekad mencari ayah untuk sang buah hati. 'Hanya bisa menerima masa lalunya' cukup dengan satu syarat tersebut siapapun orangnya pasti akan dia terima, pikirnya. Sempat yakin akan ide tersebut, saat dijalani ternyata Zia justru cuma mendapat luka yang lebih alih - alih calon suami, sebab tak semua lelaki bisa menerima masa lalu buruk pasangannya, begitupun keluarga mereka. "Tentu, aku ingin bahagia, tapi bila mereka terus mempermasalahkan masa lalu apa aku perlu mempertahankan keinginanku untuk menikah?" - Zia Cassiopeia "Jangan menyukaiku, lukaku belum kering, kamu bisa saja ikut menderita karenanya!" - Raden Elang Aghastya "Semua orang punya masa lalu yang buruk, gak terkecuali aku, jadi gakpapa mencoba bangkit lagi dengan bantuan orang lain dan berharap bahagia!" - Garuda Biantara "Aku janji gak akan menuntut apapun darimu, aku bicara begini hanya mau kamu tahu perasaanku selama kita saling berinteraksi dan bertemu supaya aku gak canggung lagi!" - Luna Rea Nanda
You may also like
Slide 1 of 8
ALDIR cover
W  H  Y  ??  cover
Misi Rahasia cover
ευτυχία cover
Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going) cover
RAHSYA UNTUK NAURA  cover
BUNGKAM cover
KESAYANGAN RAKHA  cover

ALDIR

8 parts Ongoing

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha "DEVAN, AKU CINTA KAMU!! DI KEHIDUPAN MANAPUN, CINTA AKU TETAP MILIKMU!! JAGA MEREKA, JANGAN BIARKAN MEREKA HANCUR!" - Yeri "Kamu tega, Le... kamu tega ninggalin aku sendirian dengan semua ini..." - Dirta "GUE GAK BUTUH MATA INI!! GUE GAK BUTUH, NGERTI GAK?!! APA GUNANYA MELIHAT KALAU YANG PALING PENTING HILANG?!" - Devan "Aku gak bisa hidup tanpa kamu, Ti..." - Jean "Aku selalu datang terlambat untuk kamu... ternyata benar, aku cuma kenangan yang tak pernah cukup cepat." - Arhan "Bahagialah, Je... seperti aku yang sedang belajar untuk itu." - Tifany "Aku lelah menunggu. Aku juga pantas diperjuangkan, Naela bukan bayangan." - Naela