WARNING!!
CERITA INI MENGANDUNG ADEGAN 21+.
UNTUK PEMBACA DI BAWAH UMUR, DILARANG MELANJUTKAN MEMBACA.
---
Vanessa, seorang gadis bertubuh oversize yang selalu merasa menjadi bayang-bayang di sekolahnya, menyimpan rahasia besar: ia adalah kekasih terlarang dari Markus Garcia, badboy paling ditakuti di sekolah. Markus, dengan tatapan tajam dan reputasi buruknya, adalah tipe lelaki yang tak pernah memberi kepastian namun juga tak pernah benar-benar melepaskannya.
Sikap Markus yang mudah meledak, posesif, dan tak terduga membuat Vanessa berkali-kali ingin menyerah. Namun setiap kali ia mencoba menjauh, Markus selalu menariknya kembali, menyudutkannya dengan cara-cara yang membuat gadis itu tak mampu berpaling.
Bisakah Vanessa bertahan dengan hubungan tanpa arah ini?
Atau justru perlahan ia akan memilih meninggalkan lelaki arogan itu demi kebebasan dan dirinya sendiri?
---
"Lo gendut... gatel banget, ya?!" Markus mendesis tajam, menatap Vanessa seperti sedang menantang.
"A-apa sih? Aku cuma senyum, Markus. Cuma itu!" Vanessa mencoba membela diri, meski suaranya bergetar oleh campuran takut dan kesal.
"Jangan ngeles." Markus mendekat, suara rendahnya membuat udara di antara mereka menegang. "Kalau sampe gue liat lagi lo senyum-senyum ke siapa pun..." Ia menyentuh dagu Vanessa, mengangkatnya paksa. "Habis lo di tangan gue."
Ancaman itu bukan main-main dan Vanessa tahu betul, Markus tidak pernah bercanda soal hal seperti ini.
WARNING!!!
21+
(Sudah di peringatkan ya. Jangan ngeyel yang belum cukup usia.)
*Belum diedit sedikitpun. Penuh gramatikal eror.*
Adrian Stanley Henderson.
Terkenal dan termasyur. Banyak orang menjulukinya putera Hades dengan wajah tampan bak Dewa Yunani itu, proporsi tubuh yang membuat siapapun menatapnya dengan tatapan takjub tanpa memandang gender pria atau wanita. Berkuasa, berkharisma dan sadis. Tidak ada yang mengetahui dibalik kehidupan glamournya, selalu ada rahasia manis yang tersimpan.
Victoria Abigail Vinc.
Puteri kedua dari konglomerat Vinc. Kakaknya yang adalah saudara kembarnya, sangat jauh berbeda dengannya. Baik fisik maupun karakter. Semenjak kecil dia terlatih menjadi mandiri. Meski Kakek dan Ayahnya memanjakannya dengan kemewahan. Dia terbiasa menyembunyikan diri dari balik kacamata bacanya. Dia mencintai buku dan pengetahuan, siapa sangka ketika dia beranjak dewasa takdir membuatnya jungkir balik, bertemu dengan putera Hades yang lebih tua 6 tahun diatasnya itu mungkin adalah hal yang paling disesalinya.