Di Sepertiga Malamku

Di Sepertiga Malamku

  • WpView
    Reads 15,855
  • WpVote
    Votes 757
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 19, 2026
UTAMAKAN VOTE!! baca dari prolog, jangan di skip yaa!! Di saat dunia terlelap, ada hati yang tetap terjaga. Bukan karena insomnia, tapi karena rindu yang hanya bisa disampaikan lewat doa. "Di Sepertiga Malamku" mengisahkan tentang Adiva, seorang santri perempuan yang menyimpan rasa cinta dalam diam. Cintanya bukan cinta biasa ia tak pernah berani menyentuh, hanya menitipkan lewat sujud dan air mata. Rayyan, lelaki yang menjadi arah rindunya, hadir seperti mimpi yang terlalu indah untuk nyata. Dalam hening malam, dalam setiap istikharah dan sujud panjang, Adiva belajar bahwa mencintai bukan soal memiliki tapi soal merelakan, dan percaya pada takdir nya. "Aku akan selalu menyebut namamu di dalam doaku dan di waktu sepertiga malamku." ~ Adiva Nazia "Ya Allah, jika dia memang takdirku, dekatkanlah hatinya kepadaku dengan cara mu yang paling indah." ~ Muhammad Rayyan Al Izyan Apakah doa yang dipanjatkan dalam diam bisa mengetuk takdir yang telah digariskan? Atau mereka hanya ditakdirkan untuk saling mendoakan, bukan untuk saling memiliki?
All Rights Reserved
#1
adiva
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [TERBIT] Zahralvi: Whispers of Qadr ✓
  • PERJUANGAN DOA[END]
  • Ijbar [Selesai]
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • SEPOTONG HATI YANG MENGUKIR DAN TERUKIR
  • jodoh yang tak terduga |REVISI
  • Tertulis Dalam Doa
  • Doa yang tak terucap
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • Pena santri in love

‼️‼️ VERSI CETAK BEDA ENDING‼️‼️ Siapa sangka, dari balik dinding pesantren dan lantunan ayat suci, takdir menyulam kisah cinta yang tak pernah Zahra bayangkan? Menjadi santri bukan hal mudah, apalagi saat hatinya mulai goyah oleh sosok Ustadz Alvi Azhar Rivaldi Althezza - guru muda yang disegani, berwibawa, dan meneduhkan setiap mata yang memandangnya. Zahra tak pernah merasa pantas. Tapi ketika takdir mengetuk lewat ilmu dan nasihat, keduanya dipertemukan bukan hanya untuk belajar, tapi juga saling mengenal makna cinta yang terbingkai dalam keimanan. Apakah ini hanya persinggahan rasa, atau memang sejak awal nama mereka telah ditulis berdampingan dalam lauhul mahfuz? "Sebab cinta adalah kamu, yang kusebut dalam doa, berdegup dalam ridha-Nya." ~Alvi

More details
WpActionLinkContent Guidelines