Luka sang Putri

Luka sang Putri

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 4, 2024
Biasanya seorang putri raja mempunyai kehidupan yang sangat bahagia, semua kebutuhan dan keinginannya pasti terpenuhi, tanpa terkecuali. Namun tidak dengan seorang putri ini, berbanding terbalik dengan cerita cerita sang putri yang ia baca di dongeng, yang mempunyai kehidupan bahagia. Kehidupan nya dipenuhi dengan luka dan tangis meskipun ia seorang putri raja. Akankah ia akan menemukan seorang pangeran yang menghilangkan luka sang putri? Namun tidak dengan kenyataan sang putri semakin mendapatkan luka yang lebih mendalam. "kau tak perlu menganggapku suami mu, karena aku tak akan pernah mengganggapmu adalah istriku"!! penasaran dengan ceritanya yuk lanjut baca...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • ALE NIGRUM : The Rise of The Cursed King
  • See You Later, Sang Pencinta [END]
  • Bukan Negeri Dongeng
  • JUDUL
  • Never a Happy Ending - NaNoWriMo2024
  • ᴍʏ ʜᴜꜱʙᴀɴᴛ ʟᴏʀᴅ ᴛʜᴇ ᴅᴀᴠɪʟ// Tahap Revisi
  • Bukan Surga Impian

"Ada napas yang tertinggal di masa lalu. Larasati hanya perlu mendengarkannya." Larasati selalu merasa asing di dunia yang ia pijak-seperti ia pernah hidup di tempat yang berbeda, pada waktu yang tak bisa dijelaskan. Dalam diamnya, ia menyalakan lilin... dan dari nyala itu, masa lalu mulai berbicara. Suara-suara dari kehidupan sebelumnya datang perlahan: tentang seorang tabib wanita yang merawat bayi dan jiwa manusia, tentang putri seorang Tumenggung yang tak pernah dikenang sejarah, dan tentang lelaki bernama Raka yang jiwanya terasa begitu akrab. Saat ingatan mulai terungkap satu demi satu, Larasati harus memilih: melupakan semuanya... atau mengikuti bisikan yang menuntunnya pulang. Larasati: "Raka, aku merasa ada yang lebih dari sekadar lilin ini. Sepertinya, mereka membawa sesuatu yang lebih dalam... sesuatu dari masa lalu." Raka: "Aku merasakannya juga. Seperti kita pernah terhubung, meski kita tidak tahu bagaimana."

More details
WpActionLinkContent Guidelines