RESPONSIBILITY? THAT'S DIFFICULT [CHAENNIE]

RESPONSIBILITY? THAT'S DIFFICULT [CHAENNIE]

  • WpView
    Reads 57,711
  • WpVote
    Votes 4,604
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 1, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Hal yang paling menakutkan dalam hubungan itu- diselingkuhin kan? Menganggap bahwa kita tidak selingkuh, tapi nyatanya bisa merusak hubungan. Lalu apa namanya kalau seperti itu? Hanya bermain api di belakang? Mungkin tidak semuanya suatu hubungan rusak karena perselingkuhan, tapi kebanyakan rusaknya hubungan itu karena selingkuh ataupun diselingkuhi. Tapi apa jadinya kalau takdir jodoh memang seperti itu, apa perlu di paksa dalam doa agar dia saja yang menjadi jodoh kita? Terus bagaimana ketika kita meninggalkan kekasih kita, lalu dipaksa menikah dengan orang lain oleh orang tua kita karena keadaan? Apa masih tetap di paksa doa, agar kita harus tetap bersama sama sang mantan? Atau tetap stay dengan takdir yang sudah menetap untuk kita? Ingat pribahasanya, -cinta bisa datang karena terbiasa-
All Rights Reserved
#88
lim
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • A Family of Villains
  • Sin of The Villainess
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • The Adiputra Family
  • Aveline Beyond Her Fate
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • I'm the male lead's wife? [TERBIT!]
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines