melawan takdir untuk terus bersama mama

melawan takdir untuk terus bersama mama

  • WpView
    MGA BUMASA 97
  • WpVote
    Mga Boto 34
  • WpPart
    Mga Parte 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Jun 13, 2024
"apa impian mu hidup di dunia ini." "impianku cuma satu." "apa?" "pengen terus di sisi mama walau takdir memaksakan kami untuk berpisah." Devi Gelica Syahdan, seorang gadis keras kepala yang menyukai bintang. Ia harus menelan hidup dengan takdir yang begitu pahit. Sejak kecil ia tidak pernah ada niatan jauh dari ayahnya. Namun, takdir berkata lain. Tuhan telah menjauhkan dia dari ayahnya. Cinta pertamanya. Seiring berjalannya waktu, Tuhan pula merenggut kesehatan mamanya. "Anak mana yang kuat menjalani hidup dengan rasa sakit. Umur delapan tahun ayah pergi ninggalin aku dan mama. Umur sebelas tahun mama aku sakit harus cuci darah...." Setiap ia menjalani hidup, pasti ada setitik air mata yang jatuh. Ia ingin bahagia dengan kedua orang tua yang utuh dan lengkap. Namun mustahil untuknya bisa mendapatkan permintaan itu. Bagaimana Devi bisa bertahan hingga sekarang? Dan bagaimana kondisi kesehatan mamanya? Simak cerita selanjutnya....
All Rights Reserved
#32
melawan
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Angkasa dan Cerita
  • ZAWIL
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • She, ADARA QIANA
  • Perihal Sandwich(End)
  • That Lady, With All Her Secrets
  •  HAZELA
  • Different [END]
  • Gadis feminim kini menjadi...tomboy

Hidup tak pernah benar-benar bisa ditebak. Kadang, harapan yang dibangun sejak kecil hancur seketika oleh kenyataan yang tak diundang. Narthana adalah anak laki-laki yang tumbuh dengan cinta dan impian besar. Sejak kecil, ia percaya bahwa keluarganya adalah rumah paling aman di dunia-tempat di mana Papa dan Mama akan selalu ada, menggenggam tangannya hingga dewasa nanti. Ia pernah berkata, suatu hari nanti, ia akan membawa kedua orang tuanya keliling dunia, naik pesawat besar miliknya sendiri. Tapi hidup tak pernah bertanya apakah kita siap kehilangan. Ketika kenyataan mengguncang fondasi kebahagiaannya, Narthana dipaksa tumbuh dalam sunyi. Ia harus menelan pahitnya perpisahan yang tak bisa dilawan, dan memeluk luka yang tak bisa dipulihkan waktu. "Mulai hari ini, Nana bersama Papa, ya?" Kalimat yang sederhana, tapi menyimpan beban yang tak terucapkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang janji yang tak selalu bisa ditepati, dan tentang bagaimana seorang anak belajar menerima takdir tanpa kehilangan jiwanya. Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa hidup tak selalu tentang memiliki, tapi tentang bagaimana tetap mencintai-meski dari kejauhan. Sebab Tuhan menulis kisah setiap manusia dengan cara yang berbeda, dan setiap air mata menyimpan makna yang tak pernah sia-sia.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman