Surat Senyuman

Surat Senyuman

  • WpView
    Reads 397
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Wed, Sep 27, 2023
Basma mengeluarkan sepucuk surat. Ada tulisan "Untuk Kamala" di bagian depannya. "Surat? Untukku? Apa isinya?" Kamala mengecek surat itu. Memeriksa setiap sisinya. "Aku punya permainan menarik. Selama kita berada di tempat ini. Selama kita mengikuti acara ini. Kita dilarang komunikasi satu sama lain melalui hp. Dengan alasan apapun itu. Lalu gantinya menggunakan surat ini. Aku menulis surat untukmu, begitupun sebaliknya jika ada yang hendak kamu sampaikan. Bagaimana?" Basma menciptakan permainan menarik. Hal ini sudah dia pikirkan sejak jauh hari. Dia berpikir surat lebih mewakilkan perasaan penulisnya. Senyum Kamala mengembang, ini menarik sekali! Maka tidak perlu berpikir lama, Kamala menerima permainan ini. Mengangguk kencang. Permainan ini dimulai. Permainan yang pada akhirnya Basma sesali. Credit Cover: https://id.pinterest.com/pin/899875569277183049/
All Rights Reserved
#552
manusia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Disguise... [END]
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Kami yang Berdosa
  • Seperempat Aku dalam Dunianya
  • Bad Papa
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Become Baby Boy✓

[Cerita kedua yang Saki buat di Wattpad, tahun 2014, masih sangat belajar waktu itu. Maka dari itu maaf kalau alay dan gaje. Manusia hidup nggak langsung dewasa, kan?] 😂😂😂 "Jangan sampai lo jatuh cinta sama gue." Zia menoleh tidak percaya, menghadap Ardi yang kini asik duduk santai di tempat tidurnya. "Hah! Tenang saja! Gue nggak akan jatuh cinta sama lo, kok! Idih kepedean banget sih jadi orang?" Cibir Zia kesal. Kok bisa-bisanya ada mahluk sepercaya diri itu. "Bukan gitu, makanya kalau orang lagi ngomong dengerin dulu sampe selesai. Maksud gue, gue nggak akan bilang hal kayak yang tadi gue bilang itu. Gue nggak bakal ngelarang lo jatuh cinta sama gue. Ya secara gitu banyak cewek di luar sana yang ngelihat gue aja mereka langsung jatuh cinta. Masa iya gue ngelarang istri gue sendiri jatuh cinta sama gue, ya nggak? Jadi kalau lo cinta sama gue duluan bilang aja, mungkin bakal gue pertimbangkan..." Timpal pria itu tanpa beban. Reaksi Zia? Jangan ditanya, gadis itu sudah memutar bola mata malas dan hampir muntah karena muak mendengarnya. Ya Tuhanku... boleh nggak sih Zia lempar sisir yang ada di tangannya itu ke mulut lawan bicaranya? Kok ada sih spesies macam ini, jadi suami Zia pula. Entah harus punya kesabaran sampe mana untuk menghadapi mahluk macam dia. Cerita lengkap bisa dibaca di applikasi KUBACA, bisa cari akun sa_saki di sana. Thank you :D Published Januari 2014

More details
WpActionLinkContent Guidelines