Because Of Love

Because Of Love

  • WpView
    Reads 202
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 22, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
karena cinta, aku sampai lupa bahwa ternyata masih banyak penghalang tinggi yang tak dapat aku tembus sendiri. aku terus memukul penghalang itu berharap dapat merobohkannya, namun alih-alih merobohkannya tanganku malah terluka banyak darah yang berceceran. bodohnya, ketika aku sudah tau aku terluka bukannya berhenti aku malah melanjutkan kegiatanku yaitu berusaha untuk merobohkan penghalang yang ada nyatanya, seberapa keras aku berusaha, seberapa banyak air mata yang keluar, seberapa sakitnya diriku, aku masih saja tak dapat memilikinya, namun ada seseorang yang datang kepadaku membuat segalanya berubah, benar benar berubah PENASARAN CERITANYA? LANGSUNG BACA AJA diangkat langsung dari kisah nyata
All Rights Reserved
#106
wlw
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tokoh Utama
  • Fight For You
  • kenzi laska Abraham
  • Soal Rasa 2
  • extra transmigration [End]
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • Tertinggal
  • LOVE YOU FOREVER (gxg)
  • You Are My Love And Mine

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines