Story cover for CLOUDS by nadiratuzzaman
CLOUDS
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado sep 27, 2023
Derap langkah kaki seorang wanita secara alami membuat seisi ruangan penasaran. Pakaian yang comapang-camping, sendal yang tidak sepasang, belum lagi kerudung miring tak rapi. Siapapun bisa melihat, ia datang dalam keadaan panik, tidak peduli bagaimana penampilannya, yang ia pentingkan saat ini adalah anaknya yang ia peluk erat. Anak itu masih balita. Dan dia menangis kencang sambil mengucek-ucek matanya.

 
Wanita itu teriak meminta tolong pada para dokter dan suster agar mengobati anaknya. Tangannya bergantian bekerja. Jika tangan kanannya menopang sang anak, maka tangan kiri mengusap air matanya yang tidak berhenti mengalir. Dan sebaliknya. Begitulah yang terus ia lakukan sambil membujuk para suster agar anaknya segera di tangani.

	"Suster, bantu anak saya. Mata anak saya ngga bisa melihat." 


-Sebuah koleksi cerita fiksi karya Nadiratuzzaman
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir CLOUDS a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#7ridhoallah
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Langit Senja di Kota Nabi de danilsopan
23 partes Continúa
"Ada cinta yang tak tumbuh dari sentuhan, tapi dari doa yang dipanjatkan dalam diam. Ada perjuangan yang tak diceritakan dengan lantang, tapi dibuktikan dalam sujud yang basah oleh air mata." Azka Maulana, seorang pemuda Jawa yang sederhana namun penuh cita-cita, melangkah ke Kota Nabi dengan secarik doa dari ibu dan janji yang terpatri pada makam ayahnya: menuntut ilmu setinggi langit untuk mengabdi pada umat. Di Madinah-kota yang ditaburi cahaya dan barakah Rasulullah-Azka bukan hanya menemukan ilmu, tapi juga ujian demi ujian. Fitnah yang mengguncang nama baik, cinta yang terbungkus adab, dan dilema antara pulang atau bertahan. Namun di balik semua itu, Allah menyiapkan kejutan terindah: seorang Maryam Zahra, hafizah Qur'an yang menjaga dirinya seperti kelopak mawar dalam taman keimanan. Bersama Yahya si sahabat bijak dari Maroko, dan Alim yang pendiam namun mendalam, Azka menapaki jalan ilmu dan iman. Hingga langit senja di Madinah menjadi saksi, ketika cinta dan cita bersatu dalam akad yang penuh adab, lalu kembali ke tanah kelahiran membawa cahaya. Ini bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa. Tentang bagaimana seorang hamba belajar mencintai Allah, sebelum mencintai sesama. --- "Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) Dan surga itu, bagi Azka dan Maryam, bukan hanya di akhirat. Tapi juga di tempat mereka mengajar, di desa kecil, di bawah langit Indonesia... tempat di mana cahaya Madinah tetap menyala dalam hati. ---
Aku Dan Sebuah Do'a (Sudah Terbit)  de Dhelisbya
40 partes Concluida
PREE ORDER 03-20 NOVEMBER| TELAH TERBIT| Cinta adalah fitrah, Allah tidak melarang umatnya untuk mencintai. Namun, cinta seperti apa yang di ridhai-Nya? Cinta yang tidak melebihi rasa cinta pada selain Allah. Selly gadis yang terpaut hatinya pada seorang pemuda, cintanya pada pemuda itu melebihi rasa cintanya pada Allah. Sehingga Allah menjauhkan pemuda itu darinya. Sampai suatu ketika ia sadar, bahwa apa yang tidak Allah ridhai tidak akan berujung kebaikan. Mengharapkan cinta manusia hanya akan membuat luka. Kepergian pemuda itu menumbuhkan luka yang amat terasa sakit, berulang kali untuk berusaha ikhlas. Sampai waktu menjawab semuanya, bahwa yang harus dikejar adalah cinta Allah. Bukan cinta manusia yang semu. Allah sang pembolak-balik hati, Selly dipertemukan dengan sosok lain. Pemuda yang humoris yang ia anggap seperti sahabat terbaiknya. Namun, diam-diam pemuda itu menyimpan perasaan kepada Selly. Berulang kali meminta Selly untuk menjadi pendamping hidupnya. Hati gadis itu masih terbalut masa lalu, mengharapkan orang yang jelas-jelas tidak tahu keberadaanya dimana. Hingga tiba saat dimana Selly memutuskan untuk menerima sosok lain itu menjadi imamnya, namun takdir berkata lain. Allah jauhkan sosok itu, cinta Selly diuji saat hatinya perlahan mencoba menerima sosok itu. Untuk kedua kalinya harapan itu hilang, rasa sakit yang dulu hinggap lagi. Ada rasa trauma untuk memulai kembali, Selly pasrahkan semuanya kepada Allah. Ia-lah yang mengatur, jika harus seperti ini jalannya. Allah mempunyai cerita yang lebih baik untuknya. Kita ketahui, Allah belum mengizinkan karena dua hal. Pertama, kita diberikan orang lain yang yerbaik untuk kita. Kedua, Allah pertemukan kita di versi kita paling terbaik. Lantas, akankankah kisah ini berujung bahagia? -------------------------------------------------------------- Selamat membaca kisah "Aku dan Sebuah Do'a" Semoga cerita ini dapat menginspirasi dan memberikan pelajaran setelah membacanya 😊
Javas Drexzer [END]   de xyayraaa
33 partes Concluida
Javas Drexzer, seorang remaja yang terluka, hidup dalam bayang-bayang kebencian dan penolakan dari keluarganya sendiri. Dia dianggap sebagai pembunuh karena dianggap sebagai penyebab kematian ibunya saat melahirkannya. Fitnahan dari saudara angkatnya semakin memperburuk keadaan, membuat ayah dan kakaknya menyakiti Javas secara fisik dan emosional. Javas berubah menjadi remaja berandalan dan kasar, bahkan kepada keluarganya sendiri. Namun, di balik semua itu, Javas hanya ingin merasakan kasih sayang dan penerimaan dari keluarganya. Dia tidak mengerti mengapa ayah dan kakaknya lebih menyayangi anak angkat daripada anak kandungnya sendiri. Akankah Javas menemukan kebahagiaan dan penerimaan yang dia cari? Akankah ayah dan kakaknya berubah dan menyadari kesalahan mereka? Atau apakah Javas akan terus hidup dalam bayang-bayang kebencian dan penolakan? LANGSUNG BACA AJAAAA!!!!!! ANGST/BROTHERSHIP ✅ NOT BL❎ MESKIPUN SUDAH END TETEP VOTE YA! 📌COVER XYAYRAAA DILARANG MENGCOPY 📌DILARANG KERAS PLAGIAT 📌CERITA MURNI PEMIKIRAN/TULISAN SENDIRI 📌TERDAPAT BEBERAPA ADEGAN KEKERASA 📌 JIKA ADA PART YANG TIDAK KALIAN SUKA BISA MINGGAT ATAU DI SKIP 📌 TERDAPAT KATA NON BAKU DAN TIDAK BAKU JADI MOHON MAKLUM 📌JIKA ADA KESAMAAN TOKOH, TEMPAT, WAKTU,DAN LATAR ITU KARENA TIDAK DI SENGAJA 🥇#Rangk 1: Tangisan 🥇#Rangk 1: Cacian 📌FOLLOW TIKTOK: @meenadnotme @rubykaestavaliant 📌FOLLOW INSTAGRAM: @Dira Findy @xyayraaa SLO UPDATE START:1 Januari 2025 END :
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Langit Senja di Kota Nabi cover
Aku Dan Sebuah Do'a (Sudah Terbit)  cover
Diary Islam  cover
Sebening Cinta cover
Javas Drexzer [END]   cover
Ad Meliora || END✓ cover
KETIKA CINTA BERTAHAN DALAM DO'A cover
BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi] cover
WANITA GARIS LURUS (Persembahan Untuk Cinta) cover
CINTA UNTUK ALYA ( On Going ) cover

Langit Senja di Kota Nabi

23 partes Continúa

"Ada cinta yang tak tumbuh dari sentuhan, tapi dari doa yang dipanjatkan dalam diam. Ada perjuangan yang tak diceritakan dengan lantang, tapi dibuktikan dalam sujud yang basah oleh air mata." Azka Maulana, seorang pemuda Jawa yang sederhana namun penuh cita-cita, melangkah ke Kota Nabi dengan secarik doa dari ibu dan janji yang terpatri pada makam ayahnya: menuntut ilmu setinggi langit untuk mengabdi pada umat. Di Madinah-kota yang ditaburi cahaya dan barakah Rasulullah-Azka bukan hanya menemukan ilmu, tapi juga ujian demi ujian. Fitnah yang mengguncang nama baik, cinta yang terbungkus adab, dan dilema antara pulang atau bertahan. Namun di balik semua itu, Allah menyiapkan kejutan terindah: seorang Maryam Zahra, hafizah Qur'an yang menjaga dirinya seperti kelopak mawar dalam taman keimanan. Bersama Yahya si sahabat bijak dari Maroko, dan Alim yang pendiam namun mendalam, Azka menapaki jalan ilmu dan iman. Hingga langit senja di Madinah menjadi saksi, ketika cinta dan cita bersatu dalam akad yang penuh adab, lalu kembali ke tanah kelahiran membawa cahaya. Ini bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa. Tentang bagaimana seorang hamba belajar mencintai Allah, sebelum mencintai sesama. --- "Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) Dan surga itu, bagi Azka dan Maryam, bukan hanya di akhirat. Tapi juga di tempat mereka mengajar, di desa kecil, di bawah langit Indonesia... tempat di mana cahaya Madinah tetap menyala dalam hati. ---