my Brother

my Brother

  • WpView
    Membaca 7
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Sep 28, 2023
"Benar, penyesalan itu datang di akhir" awalnya semuanya baik-baik saja hidup bahagia walau tumbuh tanpa kasih sayang sang ayah. hingga pada saat di mana kebenaran terungkap, adik yang dulu begitu menyayangi kakaknya lebih dari apapun kini berubah menjadi seseorang yang sangat asing. ini tentang mereka yang hanya memiliki satu Sama lain, yang berakhir memeluk diri sendiri untuk bertenang. "nay suka bunga ini kan? Abang bawain ini untuk kamu" tangannya terulur untuk memberi dengan senyum manis nan indahnya "Diem lo"nayra menepis kasar tangan agta "Jangan begadang nay" "Mama, Abang kangen" agta menatap sendu bintang terang di langit malam "abang...."nayra Terus menggenggam tangan dingin agta "maaf..." ⚠️warning ini murni imajinasi author, jika ada persamaan judul, nama, karakter, atau alur itu murni ketidak sengajaan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#265
affection
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Little Sister [Boboiboy Elemental]
  • DEPRESSION
  • AMORA [OPEN PO]
  • TRAUMATIZED🪽(END)
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Eliinaa
  • NALA KEENARA [Hiatus]

Aku marah bukan berarti aku benci kalian! Aku hanya kesepian. Aku kesepian kak... Tidakkah kalian melihat itu? Aku merindukan ayah yang dulu memelukku Aku, merindukan kalian yang tidak pernah bisa ku gapai *** Ini kisah [Name], si bungsu elemental yang kehilangan segalanya. Bunda, ayah dan saudaranya. Ketujuh elemen menganggap dia egois yang menyebabkan mereka kehilangan orang tua. "Ini salah bocah itu!" -Blaze "Aku benci anak itu!" -Solar "Dulu kita kehilangan bunda juga karena dia," -Taufan "Kak, jika dia tidak ada. Apa bunda dan ayah masih hidup?" -Duri "Sebenarnya, [Name] terlalu kecil untuk disalahkan. Jika ku pikir lagi [Name] tidak salah akan kematian bunda. Tapi untuk ayah, dia memang salah. Dia melihat sendiri bagaimana wajah pucat ayah, kenapa dia tetap memaksa pergi?! Dia sama sekali tidak peduli!" -Ice "Aku kehilangan dua kali karena kau bocah!" -Halilintar "Kak gem disini, adikku tidak sendirian." -Gempa ⚠⚠⚠ BoBoiBoy dan kawan-kawan hanya milik monsta. Saya cuma meminjam karakternya Cerita ini murni pemikiran saya Akan ada kemunculan tokoh imajinasi milik saya

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan