Piano and Violin

Piano and Violin

  • WpView
    Reads 1,375
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 8, 2016
Diza adalah cewek cantik yang pintar piano, tegas, dan bijaksana. Sedangkan Dave adalah cowok tampan yang pintar main biola, tapi dia keras kepala, dingin, dan misterius. Ketika mereka masih kecil, mereka pernah menjadi sahabat baik. Tetapi, persahabatan mereka terputus karna mereka harus berpisah cukup jauh. Saat mereka remaja, tanpa mereka sadari mereka bertemu kembali. lalu apa yang terjadi???? Apakah mereka akan seperti dulu lagi??? ============================ Dear readers, Baca ceritanya, makasihh :D
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)
  • Can I Call You Mine?
  • Story Of Daisy
  • Langit Tanpa Cinta
  • LUKA BIASA GADISKU
  • From Daffa To Adel [Completed]
  • FRIENDzone (Completed)
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Mon Amour

Apa jadinya ketika seorang laki-laki remaja yang dingin, kejam dan memiliki aura yang menyeramkan sehingga tidak ada yang berani mengganggunya di sekolah seketika jadi manja dan suka merengek seperti anak kecil ketika bertemu dengan siswa baru pindahan dari Korea Selatan. Devan Kalandra Abrisam lelaki tampan yang berusia 18 tahun menginjak kelas tiga SMA sekaligus menjabat sebagai ketua ketua Osis di SMA milik Orang tuanya. Meskipun begitu di usianya yang masih terbilang muda ia sudah menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) di Abs.Corp. Namun sikap dingin dan kejamnya berubah ketika kedatangan gadis bernama Ariella Devania Wijaya yang memiliki sifat yang sama seperti dirinya yaitu datar dan dingin. _______ "Minggir" ujar Ariella dingin dan menatap Devan dengan tatapan datar. "Nggak" jawab Devan "Nggak usah ganggu gue karena gue nggak suka sama lo seperti cewek-cewek yang biasa ngejar-ngejar lo" bentak Ariella "Apa sih el tega banget ngomong gitu sama gue" jawab Devan dengan matanya yang sudah berembun karena dibentak sama gadis yang sudah berhasil mencuri hatinya. Hatinya begitu sakit ketika gadis yang dia cintai justru mengatakan kalimat tidak suka kepadanya. Apa yang harus dia lakukan agar Ariella bisa menerima cintanya? Penasaran dengan perjuangan cinta Devan kepada Ariella dan apakah dia mampu meluluhkan hati gadis dingin itu? Yuk baca terus ceritanya di Pemilik Hati Ketos Dingin.

More details
WpActionLinkContent Guidelines