Aku dan Kisahku

Aku dan Kisahku

  • WpView
    Reads 14,105
  • WpVote
    Votes 204
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 26, 2023
Sentuhan pertama menenggelamkan ku pada kenikmatan yang tak akan pernah ku lupakan dan akan menjadi pengalaman perjalanan kenikmatan ku di dunia pelangi yang tabu buat sebagian orang. Aku tak peduli lagi ucapan orang padaku, aku hanya peduli pada kebahagiaan ku pada hidupku dan menerima sepenuhnya diriku yang sebenarnya tanpa menyudutkan perspektif orang normal terhadap orang seperti ku yang kemudian ku lampiaskan semua pengalaman itu didalam sebuah kisah fiksi dari sebuah cerita pengalaman nyata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Another Word To Say I'm Fine (BL||SingtoKrist) [SELESAI]
  • Gimme A Space
  • Cinta Pertama (End)
  • SERSAN KU
  • DEFEND US
  • Serdadu [MxM]
  • Rainbow from Us  ✔

Kenalkan, namaku Zahra. Aku sangat menyukai film dan series yang bertemakan gay. Film dan series Thailand membuat aku merasakan dunia yang begitu indah untuk aku tempati. Sepanjang hidupku, aku sangat suka dengan hal yang berbau gay. Bahkan, sampai account sosial media dan segala yang berhubungan dengan gay, aku mengeditnya. Yup, menjadi fujoshi adalah hal yang menyenangkan dalam hidupku. Sampai sesuatu merusaknya dan menyeretku kembali ke jalan yang benar. Bisakah aku bertahan dengan pandanganku atau justru aku terseret kembali lebih dalam ke dunia pelangi? "Cinta adalah cinta. Cinta adalah kasih sayang. Lagi pula hak asasi manusia juga menjabarkan bahwa kita boleh mencintai siapapun. Iya, kan?" "Saya pernah menggunakan hati ini untuk menyukai seseorang. Tapi, dia membuang hati ini ke tong sampah dan menutupnya dalam gelap malam. Dia meninggalkan diri ini seorang diri, saya hanya bisa menangis tanpa air mata dan suara." "Anak saya, yang laki-laki adalah gay. Saya terkejut saat mengetahui dia mau ikut pacarnya yang sesama laki-laki juga. Di depan saya dia berlaku seperti anak laki-laki pada umumnya, akan tetapi di belakang saya dia sangat gemulai dan manja ke pacarnya yang laki-laki itu." "Aku dan dia saling menyayangi. Dia menganggapku lebih dari adik. Bahkan menjagaku dengan penuh kasih sayang. Dia tidak pernah menyentuhku, katanya tunggu aku siap. Aku memang suka marah-marah ke dia. Tapi, dia sabar bangat terhadap aku. Aku bangga sekaligus cinta dengannya. Dia tidak pernah buat salah ke aku. Aku sangat mencintainya. Namun, takdir berkata lain." "Mungkin saatnya aku pergi dengan tenang. Aku pamit, Krist. Jaga dirimu dan wanita itu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines