Sudira Kartaredjasa

Sudira Kartaredjasa

  • WpView
    Reads 233
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Sep 29, 2023
Nusantara berada dalam cengkraman Organisasi Aksa Biru dan Aksa Soga. Organisasi tersebut seringkali menggagalkan kebijakan yang mampu menjadikan Nusantara sebagai Negara yang maju. Selain itu, Organisasi tersebut juga menyembah gandra mendra sebagai tuhannya. Kedelapan manusia yang memiliki Jiwa Pengabdian yaitu Farraz, Aghastya, Nalendra, Tearra, Arkana, Sumaya, Tungga, dan Indraloka tegak lurus untuk memperbaiki Hukum, Ekonomi, dan Akhlak yang dirusak oleh kedua organisasi tersebut. Sebagai tokoh utama, Kartaredjasa memiliki andil besar dalam mewujudkan perjuangan mereka. Bahkan, Kartaredjasa harus melakukan perjalanan lintas dimensi dan tindakan supernatural yang diluar nalar. "Aku bahagia, senyumku telah kembali. Senyuman tulus ini telah kembali di detik-detik terakhir. Wahai Sang Maha Esa, semoga mereka mampu memperbaiki Hukum, Ekonomi dan Akhlak di Negeri ini." Mendekati akhir cerita, senyum tulus milik Kartaredjasa kembali. Hanya ada satu orang yang akan mengetahui, alasan terciptanya senyum misterius yang hadir di raut wajah Karta. Novel diterbitkan oleh : Penerbit Sarada
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sumilir [Selesai | Lengkap]
  • The Stolen Scarf (On-Going)
  • Sang Panglima (Tamat)
  • Cemoro Geni [TAMAT]
  • π‘¨π’Œπ’”π’‚π’“π’‚ π‘«π’Š π‘³π’‚π’π’ˆπ’Šπ’• 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • [2] Peramal Cilik Siaran Langsung Menggalang Dupa, Mukjizat Dewa pun Terbuka!
  • Transmigration : Aluna Side Story
  • Prambanan Obsession (END)
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif

[Cerita ini minim konflik dan aku tujukan agar kalian terhibur dengan romansa desa yang sederhana] Areksa Mahendra, Mas-Mas Jawa yang berprofesi sebagai petani di desa itu harus mengalami kejadian naas di umurnya yang sedang semangat dalam menggarap bisnis dan sawahnya. Satu tahun lalu ia harus menjadi korban tabrakan dari seorang pengemudi mabuk. Kaki kirinya patah dan harus menjalani serangkaian operasi. Bahkan setelah semua operasi ia jalani, ia masih tetap belum bisa menggunakan kaki kirinya seperti sedia kala dan harus menggunakan kursi roda. Anindya Nasywa Ayudisha, perempuan yang baru saja mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Tidak seperti orang lain yang memilih melanjutkan hidupnya di tengah gemerlap kota besar seperti Jakarta, Nindya memilih pulang ke desa. Nindya merasa Jakarta bukanlah tempatnya untuk hidup. Ia tidak menemukan dirinya sendiri di Jakarta. Sebulan di rumah, ia benar-benar menikmati hidupnya, meski menjadi pengangguran tentunya. Nindya mengganti semua waktu yang ia jalani di Jakarta dengan bermain dan hidup sesuka hatinya di desa. Nindya menjadi lebih bersosial daripada ketika di kota. Semua umur, baik laki maupun perempuan bisa Nindya dekati. Terutama, Ibu Ningrum, wanita yang selalu melabeli dirinya sebagai calon mantu bagi anak laki-lakinya yang tak lain adalah Areksa Mahendra.

More details
WpActionLinkContent Guidelines