Lenggam Jiwa

Lenggam Jiwa

  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 9, 2025
"Ada rindu yang diam-diam tumbuh di antara sunyi, dan ada tawa yang pelan-pelan sembuh di balik luka." Lenggam Jiwa adalah kumpulan cerita pendek yang mengangkat suara-suara kecil dalam diri: tentang pulang yang tak selalu berarti tempat, tentang cinta yang tak selalu lantang, dan tentang manusia-dengan segala getir, geli, hangat, dan harunya. Cerita-cerita ini hadir dengan harap: untuk menemani sunyimu, memeluk besar-kecilmu, baik-burukmu, dan segala sisi yang sering kau anggap kotor. Karena mungkin, di antara halaman-halaman ini, ada jiwa lain yang lenggam denganmu. a haeselle oneshot story dreamt and told by jaunejenna
All Rights Reserved
#12
haetsuki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Blooming Lady [completed]
  • Diaphanous: Debunk
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • My Story With Them (OS)
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • Senandika
  • Resital Sunyi (End)

"Katakan padaku bagaimana caranya berhenti mencintai seseorang yang bahkan tak pernah mencoba mencintaimu kembali?" Liana tak pernah bermimpi menjadi istri dari lelaki yang menatapnya seperti beban. Ia hanya gadis biasa, yang jatuh terlalu dalam pada laki-laki yang patah dan tak ingin diperbaiki. Pernikahan mereka tak dibangun dari cinta, tapi dari kesunyian yang tak diucapkan, dari janji-janji yang tak pernah dibuat, dan di dalam rahimnya, tumbuh seorang anak yang mungkin tak pernah dirindukan ayahnya. Di balik keheningan rumah yang dingin, di antara senyum pura-pura dan malam tanpa pelukan, Liana menulis surat-surat untuk anaknya. Ia tahu, dunia tak akan memberinya bahu untuk bersandar tapi ia ingin sang anak lahir dari seorang ibu yang pernah mencintai sepenuh hidup, meski dicintai tak pernah jadi bagiannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines