
Bagaimana rasanya diasingkan oleh keluarga sendiri? Bagaimana rasanya ketika hidup tapi dipaksa mati? Bagaimana rasanya ketika raga dan hati kita masih berusaha bertahan namun orang-orang disekitar kita membunuh kita secara perlahan? Bagaimana rasanya ketika ada tapi tidak dianggap ada? Apakah itu menyenangkan? Tentu tidak. Itulah yang dirasakan seorang gadis yang masih berusia 17 tahun, cewek dengan rambut sebahu yang hidup nya selalu dihantui rasa sakit dan trauma secara bersamaan. Namanya Klarista Oktavia. Dia cantik, tapi sering terlupakan. Dia baik, tapi sering dikhianati. Dia setia, tapi sering ditinggalkan. Dia ceria, tapi disuruh menjadi diam oleh trauma. Bagaimana caranya ia menjalani hari-hari yang sulit? Hidup yang selalu bergantung pada obat. Manusia mana yang kuat? Dia, dia sudah mengalami fase kehilangan, pengkhianatan, ditinggalkan dan di biarkan sendirian. "Aku sulit menjalani hari-hari yang terasa berjalan begitu lambat." *** Lalu hidup dengan memilih untuk mengejar cinta seseorang yang hatinya ternyata bukan tercipta untuk kita? Rista mengejar cowok yang hidupnya sempurna. Cowok tampan sekaligus pintar, dia? Entahlah. Rista mengejar cinta cowok itu sampai goblok, karna ia mengira bahwa cowok itu adalah obat dari semua lukanya. Dia, Patra Narendra. "Jika kuracun semesta, kau penawar bisa?" ** Jangan plagiat!!! Baca satu persatu!!! Follow akun sebelum membaca!Todos los derechos reservados
1 parte