WE CAN'T STOP

WE CAN'T STOP

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 17, 2024
Bagaimana jika kamu terjebak permainanmu sendiri? Agis tak pernah berpikir bahwa permainan pura-pura pacaran akan membawanya ke pelaminan. Semuanya terlalu tiba-tiba, tanpa rencana dan diluar dugaan. Rencananya hubungan itu akan berakhir dalam dua hari, namun kenyataannya sekarang Agis telah berdiri di atas pelaminan menyalami puluhan atau ratusan tamu mengucapkan selamat padanya. Selamat terjebak permainanmu, Agis!
All Rights Reserved
#12
pura-pura
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelakor? Yes, I'm!
  • penggenap lakuna, sungjake.
  • Permintaan Maaf Anggis [END]
  • Teman Tapi Married
  • After He Comes Back
  • 40 Days With You (Slow Update)
  • Marry Me Now (End)
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)
  • Angga Suamiku {COMPLETED}

Pernikahan adalah suatu komitmen, komitmen untuk selalu setia, bersama selamanya. Tapi bagaimana jika komitmen itu rusak karena hadirnya orang ketiga? Jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki, kenapa cinta tidak bisa membuat lelaki bertahan dengan satu perempuan? 0o0 "Ah.." Nafas keduanya memburu, mereka sudah mencapai pelepasan. Keringat yang beradu menjadi satu dan detik jam yang menjadi saksi bagaimana dua insan itu melakukan sebuah hubungan dosa dengan ikatan yang di sembunyikan. May terkulai lemas begitu juga dengan Bara yang sudah berguling dan memeluk wanitanya dari samping. "Aku benar-benar sudah terjerat dengan dirimu. I don't care about my status and marriage. All I know is you are mine and I love you, Kamila Meysi Ratu." "Lihat Ell, apa yang kamu tuduhkan padaku sudah aku wujudkan. Bukan hanya tubuh suamimu yang aku miliki, tapi cintanya juga sudah menjadi milikku," batin May puas. It takes two to have an affair, Tapi mengapa yang disalahkan di sini hanya orang ketiga? Mengapa kalian hanya memandang buruk pada wanita yang disebut pelakor? Mengapa tidak membenci dan menghina sang pria. Padahal sangat nyata bahwa kesalahan terletak pada kedua belah pihak. 🌹🌹🌹 ⚠️ Warning! Cerita ini hanya sebatas imajinasi semata. Jika tidak suka dengan cerita pelakor, go away! Mohon maaf jika terjadi pro dan kontra. Tidak ingin menyudutkan pihak manapun, ini pyur hanya sebuah cerita. Memandang seorang pelaku pelakor dari berbagai sisi. Xoxo, Badas_

More details
WpActionLinkContent Guidelines