Try to Not Anti-Romantic

Try to Not Anti-Romantic

  • WpView
    Membaca 163
  • WpVote
    Vote 34
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Mar 27, 2024
Seumur-umur, satu-satunya perempuan yang sering berinteraksi dan tahu semua tentang kebiasaan Taehyung selain Ibunya hanyalah Song Kara, sang sekretaris 6 tahunnya. Wanita itu profesional, logis dan kritis, sesuai dengan cara berpikir Taehyung. Kara juga satu-satunya karyawan yang tidak segan memarahinya jika Taehyung melakukan kesalahan. Saat itulah Ibunya yang sudah lelah mengatur kencan buta kesana-kemari tiba-tiba mengutarakan ide konyol. Bagaimana tidak? Bisa-bisanya Ibunya itu terpikirkan untuk menjodohkan Taehyung dengan Kara, sekretarisnya sendiri. "Taehyung, bagaimana jika kau menikah dengan sekretarismu saja? Dia belum punya pacar kan?" Uhuk-uhuk. Tolong beritahu bagaimana Taehyung harus menyampaikan keinginan ini pada sekretarisnya? Apalagi Taehyung tahu jika Kara sedang dalam mode galak, Taehyung pun bisa kalah meski jabatannya adalah atasan gadis itu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Work Life, Love Balance (END)
  • Favorite Lecturer
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • Half Of My Heart [END]
  • MANAGER KEUANGAN
  • Goodbye, Hello?
  • Spicy
  • THE REBELLOUSE!
  • Menuju Seperempat Abad
  • Tanda Seru

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan