Story cover for Elegi Bintang Redup by aitsukiii
Elegi Bintang Redup
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Oct 03, 2023
Tragedi besar melanda pantai selatan Pulau Jawa. Tsunami di Pangandaran tahun 2006 berhasil menjejak trauma mendalam bagi Bintang yang mengalami kejadian tersebut di masa kanak-kanak.

Misteri kematian Ariana yang tenggelam di sebuah danau membangkitkan kepingan memori kesedihan, kekerasan serta krisis kepercayaan di diri Bintang. Dia berusaha bangkit!

Selain mengobati trauma, Bintang mengemban misi mencari keberadaan sang ayah yang menghilang di pulau seberang. Akankah dia berhasil melepas semua belenggu yang mengikat jiwanya?

"Trauma adalah luka hebat yang tersembunyi, tetapi cacatnya mampu membekas seumur hidup."

~ Bintang Arkaivan
All Rights Reserved
Sign up to add Elegi Bintang Redup to your library and receive updates
or
#955kematian
Content Guidelines
You may also like
Laut menyimpan rahasia ibu by bluesharkduduu
15 parts Ongoing
Setiap ombak menyimpan bisikan. Setiap kedalaman menyembunyikan kebenaran. Apa yang akan kamu lakukan jika kematian ibumu ternyata bukan kecelakaan seperti yang semua orang katakan? Tiga tahun setelah ibunya ditemukan tewas di dasar laut, Aluna Coraline masih dihantui mimpi yang sama: gelombang biru pekat, teriakan tertahan, dan cahaya yang perlahan menghilang di kegelapan. Ketika secara tidak sengaja menemukan jurnal rahasia ibunya dengan halaman terakhir yang tercabik, Aluna tahu dia harus kembali ke tempat semuanya bermula. Di desa nelayan yang indah namun menyimpan banyak rahasia, Aluna bertemu Marino Samudra, pemuda misterius yang mengaku sebagai asisten terakhir ibunya. Tatapannya menyimpan sesuatu antara ketertarikan dan kekhawatiran. "Ada hal-hal yang lebih baik tetap berada di dasar laut," bisiknya suatu malam. Namun bagaimana jika jawaban yang Aluna cari justru ada dalam diri orang-orang terdekatnya? Ayahnya, Sena Bimantara, selalu menghindari pertanyaan tentang malam naas itu. Marino tampak tahu lebih banyak dari yang ia katakan. Dan mengapa penduduk desa selalu berbisik ketika Aluna lewat? Saat Aluna semakin mendekat pada jejak terakhir ibunya, bahaya mulai mengintai. Peringatan muncul di pintunya. Kamarnya dibobol. Seseorang mengawasinya dari kejauhan. "Berhentilah mencari, atau kau akan bernasib sama dengan ibumu." Tapi Aluna tidak takut tenggelam demi menemukan kebenaran. Rahasia apa yang tersimpan di dasar laut itu? Akankah cinta yang mulai tumbuh antara Aluna dan Marino bertahan saat rahasia terungkap? Dan siapa sebenarnya yang takut jika kebenaran mencapai permukaan? PENASARAN KANN?? makanya baca 🤭 kalo suka jangan lupaa VOTEE guyss, akk update seminggu 2 kalii, insyaallah
US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING] by moonskyther
9 parts Ongoing
[FOLLOW SEBELUM BACA] CERITA ORIGINAL HANYA ADA DI AKUN : moonskyther, selain itu berarti PLAGIAT. BLURB : Kehidupan selalu memiliki misterinya sendiri, dengan rasa sakit atau dengan rasa bahagia ia menciptakan segelintir karakter manusia. Beberapa manusia mungkin dapat berdamai dengan hidupnya, dengan masa lalunya yang kelam, melanjutkan aktivitas hidup seperti biasa. Namun, itu tidak berlaku untuk manusia yang hidupnya telah tragis bahkan sejak ia masih kecil. Rasanya, hidup bagai badai yang selalu mencekamnya. Ia masih hidup, namun jiwanya telah lama mati. Ia masih berenang, namun jauh di dalam dasar sana ia telah lama tenggelam. Manusia tidak pernah sembuh perihal luka dan trauma. Mereka selamat dari kecelakaan, namun telah sepenuhnya cacat seumur hidup. Tapi sekali lagi, dunia terlalu jahat untuk manusia menjadi lemah. Dunia terlalu jahat untuk manusia yang tidak sedikitpun mempunyai alasan untuk tertawa ditengah telah berdarah-darah hidupnya. Alasan-alasan kecil untuk tetap bertahan hidup, bagai sebuah pondasi untuk pertahanan diri. Semua orang memiliki alasan bertahan hidup yang berbeda, untuk sekedar selalu menikmati segelas es kopi di pagi hari, atau untuk sekedar dapat berkunjung ke tempat yang ingin dinikmati. Hal itu yang selalu terlintas dalam benak seorang Aryan, dengan mimpinya yang selalu ingin melihat indahnya hamparan air danau Como. "Setidaknya sekali dalam hidup, aku ingin membawa diriku, aku ingin memuja mataku untuk melihat keindahan danau Como, itu inginku setidaknya sebelum aku melebur menjadi tanah." - Aryan Bagaskara Adhiwijaya.
You may also like
Slide 1 of 9
playlist (completed)  cover
Laut menyimpan rahasia ibu cover
A Thousand Years [Pierre Tendean Fanfic]  cover
Semesta punya c̶e̶r̶i̶t̶a̶ takdirnya. [SELESAI √] cover
Jejak rindu di Bandung [ TAMAT] cover
second chance (completed)  cover
In Blue  cover
US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING] cover
Promise cover

playlist (completed)

45 parts Complete

Sejak kecil Maya Hanggini suka pesta pernikahan. Ia suka dekorasinya yang cantik, bunga-bunga yang ditata dengan menawan, gaun pengantin yang seperti baju putri di negeri dongeng, dan kecupan di altar yang seperti sebuah happy ending di kisah fairytale. Oleh karena itu, sejak umur sepuluh tahun Maya becita-cita menjadi seorang wedding organizer. Dari Senin sampai Minggu gadis itu selalu mengurus pesta pernikahan. Namun, ia sama sekali tidak tertarik untuk menikah. Hatinya sudah lama hancur. Hatinya sudah lama beku, ia mati rasa. Sejak Leo meninggalkannya dan memutuskan untuk menikahi sahabatnya, ia memutuskan untuk berhenti jatuh cinta. Bukan karena ia masih mencintai mantannya, tapi hatinya begitu terluka sampai sakitnya-membuat ia memutuskan untuk membunuh perasaannya sendiri. Namun, katanya; dua hati yang terluka bisa saling menyembuhkan satu sama lain. Selama sepuluh tahun terakhir Sergio Darmawan hanya mencintai seorang wanita. Ia hanya pernah sekali jatuh cinta, lalu juga harus membunuh sendiri perasaannya. Ia begitu terluka, hingga tidak tahu apakah ia bisa jatuh cinta lagi. Takdir membuat dua orang yang terluka ini berjumpa. Nggak ada yang namanya kebetulan. Semua terjadi karena sebuah alasan. Namun, ternyata luka dan trauma masih menang dan tak mau kalah. Ada cinta yang menyala-nyala, namun harus mati saat itu juga. Karena luka masa lalu terus menggerogoti seperti kulit kedua.