We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SUGAR RUSH

SUGAR RUSH

  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Aug 3, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Friends to Lovers
First Love
Slow Burn
[Teenlit] Maudy tak memiliki satupun hal yang menarik di hidupnya, ditambah perceraian orang tua yang tak pernah ia bayangkan bakal terjadi, menjadikan kehidupannya semakin pahit, bahkan sempat berfikir bahwa ia ingin mati saja. Namun, kepindahan mendadak dirinya ke Bandung membuatnya bertemu dengan seorang cowok menyebalkan sebelah rumah yang sok tau, sok kecakepan, dan suka senyum gak jelas bernama Garin. Garindra perlahan masuk, dengan sedikit memaksa, dan tanpa aba-aba, ke dalam kehidupan Maudy yang pahit. Membawa gula-gula, rasa manis, dan mengajarkan bagaimana cara menikmati hidup. Pemuda lucu itu seolah sumber daya, master of happiness bagi Maudy. Jika bersama Garin, Maudy menjadi merasa lebih hidup. Hingga Maudy berpikir bahwa setidaknya ada satu Garin untuk hidupnya dan ia ingin memilikinya. Akankah mereka bisa bersama pada akhirnya? Akankah Maudy benar-benar bisa merasakan manisnya dunia karena Garindra? "Ayin, lo itu baterainya gue." ©️chiminamon
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Archetypal [Terbit]
  • [END] I am (not) a Good Girl
  • My Boy Friend [SELESAI]
  • Love & Lost
  • DRABIA [END]
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • Surat Untuk Andiny {TAMAT} ✓
  • Fake Nerd [END]

[WARNING! 18+] [DISTURBING, VIOLENCE, TRIGGER CONTENT!] * Apa yang istimewa dari hidup? Jika pertanyaan itu diberikan pada Ruby, maka jawabannya tidak ada. Memang tidak ada yang istimewa. Berkabut kelabu semua. Rumah, tempat yang seharusnya jadi sahabatnya untuk terus hidup itu sudah lama rusak. Keluarga, yang seharusnya jadi lentera juga sudah lama padam, yang tersisa hanya dingin, beku, dan sesak. Jadi, semua hal di dunia ini bagi Ruby hanya susunan konstelasi kosong yang sudah lama mati dan gelap gulita. Hingga siang itu, di bawah pohon rambutan tua itu, seorang anak laki-laki seusianya datang menyerobot duduk di samping Ruby seperti orang gila---atau mungkin memang demikian karena ini rumah sakit jiwa. Dia mengulurkan tangan dan berkata, "Aku Navi Renggana. Kenapa wajahmu ditekuk terus? Mau bercerita? Tenang saja, aku ini orang gila." ©️Mayaothra 240721

More details
WpActionLinkContent Guidelines