We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SEGIRUMIT

SEGIRUMIT

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 3, 2023
WpInfo
Non-Fiction
7 Tahun terperangkap dalam hubungan cinta lokasi yang tak di restui orang tua nya, kini Arthur tengah mencoba menelan pil pahit bahwa diri nya di jodohkan oleh seorang wanita yang jauh dari kata "spek idaman nya." Selama memikirkan bagaimana kisah percintaan manis nya dengan Tania sosok Pramugari cantik di maskapai tempat ia bekerja, Kali ini jantung Arthur seperti di bom berkali kali ketika mengetahui siapa wanita yang akan di jodohkan bersama nya. "Kata gue lo lanjutin aja acara penolakan perjodohan itu, soal nya lo kayak nya bakal kebanting banget sama dia." Gilang Anwarsyah Prayoga. "Mamah pinter kan cari jodoh buat kamu? Berkualitas, gak kaleng-kaleng!" Mamah Arthur. "Saya sudah bilang kan, kamu bersama wanita manapun TERSERAH, saya cuma mau perjodohan ini berlanjut. Saya butuh status saja pak Arthur." Fazoya Prameswara. Bingung? belibet? muter muter? penasaran? lanjutin aja gak sih? gas lah ....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Being a Good Papa [ End ]
  • Lime of Euphoria
  • Secret Husband✔
  • ARDEV
  • SGM 27+ : Semua Gara-gara Marga ✓
  • Jam Tangan Milik Arthur ✔
  • PILIHAN TERBAIK (Tamat - Revisi)
  • Cansu
  • AILAH(END)✅
  • TOUCHED (End)

Apa penyesalan dalam hidup yang pernah kalian alami? Kalau Arthan ditanya seperti itu, maka dia akan menjawab ; Menjadi pria yang tidak berguna, sekaligus ayah yang gagal. Setidaknya Arthan ingin sekali dalam hidupnya, dia melakukan hal-hal yang membuat keluarganya bahagia. Namun, hidup yang hanya sekali itu, dia habiskan untuk hal-hal yang sesat. Berjudi, mengabaikan anaknya setelah ditinggal mati oleh istri, dan terlilit hutang hingga rentenir terus berdatangan. Lantas, pada malam dia dikejar oleh rentenir dan anaknya, Alberix, disandera oleh rentenir, Arthan tertabrak truk dan tubuhnya terhempas begitu saja di aspal, hingga aspal itu digenangi oleh darahnya yang menyebar kemana-mana. Malam dimana penyesalan terus berdatangan. Lalu, dengan begitu saja, Arthan menutup mata dengan perasaan bersalah yang menumpuk di dalam dada. Hingga ketika ia membuka mata, bukan alam Barzah lah yang ia lihat, tetapi wajah anaknya yang datar saat sedang melakukan sarapan bersama. Arthan spontan menyeletuk, "Alberuk?" Alberix langsung bombastic side eyes. "Alberix, pa. Not Alberuk, apalagi beruk."

More details
WpActionLinkContent Guidelines