Gundah Lulana

Gundah Lulana

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 6, 2024
Gundah. Gundah Gulana lebih tepatnya. Memang, Kehidupan memang tidak bisa ditebak alurnya, masalah demi masalah timbul satu per satu dan mulai menimbun semuanya. Gundah. Itulah dasar dari kehidupanku. Tidak jelas, tidak terarah, tidak tentu. Mereka hidup dan tumbuh bersamaku dari aku kecil. "Ada apa ya?" "Aku ini kenapa?" "Aku takut" "Aku bingung" "Aku lelah" "Aku capek." Mereka selalu muncul dari benakku, entah dari mana itu. Mereka sangat mengganggu. Dibuat gila olehnya, rasanya aku ingin mengakhiri semua ini. "Bahagia itu susah, tak salah kalau aku bilang bahagia itu lebih mahal daripada emas." Ya, selamat datang di kehidupanku.
All Rights Reserved
#62
gundah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyimpan Rasa (END)
  • Grateful (TAMAT)
  • PERIHAL MENGIKHLASKAN
  • RUANG WAKTU
  • The Beauty Inside(Complete)
  • GRIZLEN {On Going}
  • RAISEN
  • INVISIBLE WOUNDS: Transmigrasi Jiwa
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • MY AMAZING GIRLFRIEND [COMPLETE]

"Aku baru sadar bahwa perasaanku sama Raisa lebih dari sekedar teman, tetapi apa Raisa juga merasakan hal yang sama?" Ujarku dalam benakku Saat itu aku mengajak Raisa ke taman kota dan kemudian aku mengajaknya bermain di sebuah ayunan, aku sangat bahagia saat melihat dia bahagia ketika dia besamaku. Namun seketika itu semua menjadi runtuh saat kedatangan seorang lelaki, dibalik kejauhan dia memperhatikan kami berdua dan kemudian tiba-tiba di memegang tangan Raisa dan mengajaknya pergi. "Sa" ungkapnya sembari memegang tangan Raisa "Kak Yudha, kok ada disini?" Tanya Raisa dan kemudian dia merampas tangan Raisa dari genggaman ku Aku kira cerita cinta masa SMA aku akan berlalu begitu saja, meski meninggalkan kenangan yang sedikit menyakitkan namun pula menyisakan banyak sisa-sisa kebahagiaan yang apabila aku terkenang maka akan membuat aku rindu akan masa-masa itu. Bukan hanya dengan cerita kala itu, namun juga orang-orang dalam kisah hidupku. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines