Story cover for Garis Takdir by Reyinss_luu
Garis Takdir
  • WpView
    Membaca 228
  • WpVote
    Vote 16
  • WpPart
    Bab 40
  • WpView
    Membaca 228
  • WpVote
    Vote 16
  • WpPart
    Bab 40
Bersambung, Awal publikasi Okt 04, 2023
" keberentungan" Adalah sesuatu yang didambakan oleh setiap orang sehingga mereka berharap bisa mendapatkannya. Namun, bagaimana jika bukan keberuntungan yang dapatkan, tetapi justru malah sebuah "kesialan" ?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Garis Takdir ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Truth After Love (Tamat, segera terbit) oleh tiaxyl
36 bab Bersambung Dewasa
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Sempat Yang Tak Pernah cover
Full Of Scratches cover
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
Rasa Yang Hilang cover
All I ASK cover
The Miracle Of Fate cover
DEVANOLLA cover
Sang Penulis yang Lelah cover
Tirta Mata  cover

Sempat Yang Tak Pernah

14 bab Lengkap

Tidak semua luka berasal dari kebencian - beberapa justru tumbuh dari cinta yang tak pernah utuh. Ia tumbuh bersama bayang-bayang seorang ayah yang selalu tampak kuat, tapi terlalu sering tidak ada. Janji yang diucapkan dengan mata penuh harapan seringkali tak pernah ditepati. Ulang tahun yang dilupakan, pertunjukan yang tak ditonton, tangisan yang tidak dipedulikan. Dan meski mulutnya tak pernah mengucap, hatinya diam-diam belajar kecewa. Namun setiap malam, ia tetap menatap bintang yang dulu ditunjukkan ayahnya. Bintang yang katanya akan selalu menjadi penuntun. Ironisnya, bintang itu masih di sana, bersinar terang, seolah menjadi satu-satunya hal yang tetap setia. Ia ingin marah, tapi tak bisa. Ia ingin melupakan, tapi kenangan terlalu kuat. Dan dalam diam, ia menyadari... mungkin ayahnya tidak sempurna, tapi ia juga tidak pernah benar-benar berhenti mencintainya. Ini adalah cerita tentang anak yang belajar memaafkan meski tak semua luka bisa sembuh, dan tentang ayah yang dicintai dalam diam, meski pernah jadi sumber dari segala kecewa.