Secret, shut!

Secret, shut!

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 5, 2023
"Lu ga pantas hidup, anak pembunuh! Anak pembunuh!" Teriak seorang gadis yang terus menendang tubuh gadis lain, sedangkan gadis itu hanya bisa pasrah dengan air mata yang terus percucuran tanpa henti. Tangannya terkepal lalu sebuah jambakan kuat pada rambutnya membuat ia mendongakkan kepala. "Ga usah sok pintar dan ganjen sama pacar gue! Lu cuma sampah di sekolah ini, anak beasiswa sialan! Lu sama kaya ayah lu, si bajingan pembunuh!" Ucapnya lalu mendorong kuat tubuh gadis itu hingga kembali terjatuh ke tanah. .. "Sem..semua jahat! Ak..aku benci ayah!" Gumamnya lalu memejamkan mata. Tak lama kemudian sebuah kejadian tak terduga terjadi, dirinya terlempar waktu di mana semua jawaban yang ada di dalam hatinya mulai terungkap dengan sendirinya. ... Kisah seorang gadis yang terlempar kembali ke masa lalu, ia bertekad untuk mencari siapa dalang pembunuhan yang menyebabkan ayahnya menjadi korban. Apakah dirinya bisa mengungkap siapa penjahat tersebut atau ia hanya sebagai figuran saja disana?
All Rights Reserved
#44
ent
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Girlfriend Is A Shadow
  • I'm the Antagonist's
  • Insecure [REVISI]
  • Jangan Pergi [TERBIT]
  • ATMOSFER [END]
  • MALIGNITY : Encounter The Evil (TERBIT)
  • HIDDEN I (The End)
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • DUNIA FLORA

Di suatu hari, seorang anak remaja berusia 16 tahun tengah duduk di sebuah taman belakang sekolah yang sudah sepi dari para murid SMA Garuda di Jakarta. Saat itu, remaja tersebut sedang menangis dalam diam sembari menyandarkan kepalanya di batang pohon. Matanya terpejam kuat, isaknya kian terdengar walau sudah ia tahan. Nama pemuda tersebut adalah Aiden William Abhivandya. Singkat kata dan singkat cerita, dia mengalami depresi karena Ayah dan Ibunya yang baru saja meninggalkan dia untuk selamanya. Tidak, bukan meninggal, melainkan meninggalkan dia hanya seorang diri tanpa di temani siapapun. Ya, dia sendiri, dan apakah kisahnya akan berakhir sampai situ saja? Tentunya tidak. Kisahnya berlanjut kembali ketika ia bangun dari kamar mandinya, dan ia terkejut dengan adanya 'sosok wanita berparas cantik' duduk di sofa ruang tamunya. Siapa dia? Apa gadis cantik itu hantu? Dengan rasa takut yang sudah memupuk di dalam hatinya, ia mencoba memberanikan diri untuk bertanya pada gadis cantik yang tengah menatapnya dengan lekat. "Kau ... siapa?" tanya Aiden dengan raut wajah bingung. Gadis tersebut tersenyum lalu bangun dari duduknya, ia mengulurkan tangan kanannya dan kemudian tersenyum manis, "Aku ... adalah 'bayanganmu, Aiden." Pertemuan dan perkenalan saat itu membuat Aiden langsung jatuh terduduk lemas karena dia baru saja mendengarkan kata-kata yang tak dapat ia pikirkan dengan nalarnya. "Dia ... bayanganku?" Ia tersenyum, "Konyol sekali!" Dan pada akhirnya, Aiden menganggap bahwa gadis cantik tersebut adalah gadis aneh. Dan ... kisah dilanjut ke Eps 1 oke 👻 Bye.

More details
WpActionLinkContent Guidelines