The Hidden Portrait - "Potret Tersembunyi"

The Hidden Portrait - "Potret Tersembunyi"

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 12, 2023
Di sebuah rumah tua yang tersembunyi di hutan, seorang remaja bernama Max menemukan lukisan kuno keluarga yang membawa rahasia kelam. Saat Max mulai menggali lebih dalam, dia merasa bahwa roh-roh keluarganya yang telah lama meninggal mungkin masih hidup di dalam lukisan itu. Ketika Max mencoba memecahkan misteri, dia menemukan dirinya terjebak dalam alam gaib yang mengerikan yang harus dia hadapi untuk menyelamatkan keluarganya.
All Rights Reserved
#15
rahasiatersembunyi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Defiant [END]
  • My Perfect Model ( Republish )
  • SHEA SANG FIGURAN
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Shadow in the Lab

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines